Kedaulatan Data Sebuah Keharusan Hadapi Era 4.0

Jum'at, 27 September 2019 - 02:17 WIB
Kedaulatan Data Sebuah...
Kedaulatan Data Sebuah Keharusan Hadapi Era 4.0
A A A
JAKARTA - Data dinilai sebagai sumber daya baru yang berharga bagi bangsa Indonesia, karena hal itu dapat menghasilkan nilai ekonomi dan sosial cukup besar.

Menurut CEO IYKRA, Fajar Jaman, Indonesia masih punya banyak tantangan untuk mencapai data yang berdaulat. Terlebih lagi di era digital, data diri bagi industri 4.0 menjadi roh bagi teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

"Untuk mewujudkan data yang berdaulat harus didukung dari sisi infrastruktur, regulasi, dan sumber daya manusianya," kata Fajar dalam seminar "Data Democracy Day" dengan tema Mempersiapkan Kedaulatan Data dari Aspek Regulasi dan SDM.

Regulasi, kata Fajar, sangat diperlukan untuk memperjelas kepemilikan dan pemanfaatan data, khususnya data privasi.

"Tanpa regulasi, kita kehilangan peluang sosial ekonomi, bahkan keamanan negara terancam, karena data pribadi merupakan komoditas bisnis dan kerahasiaan warga negara," papar Fajar Jaman, Kamis (26/9/2019).

Selain regulasi dan infrastruktur teknologi, Fajar mengingatkan, hal yang tak kalah pentingnya lagi adalah sumber daya manusia yang memiliki kapabilitas terhadap teknologi baru.

Pada kesempatan yang sama, Billie Setiawan, Head of Enterprise Data Management Bank Mandiri, mengungkapkan, potensi integrasi data di era digital. Misalnya, sebut Billie, dengan adanya digital footprint data bisa menjadi key contributor bagi economy value creation, terlebih lagi jika digabungkan dengan data internal yang dipunyai suatu organisasi.

"Dengan menggabungkan kedua data tersebut, dapat memberikan insight yang sangat berguna untuk mengetahui kebutuhan dan keinginan nasabah serta meningkatkan kepuasan nasabah, untuk itu Bank Mandiri memiliki divisi khusus, Enterprise Data Management, yang mewadahi inisiatif strategis berbasiskan data untuk memberikan nilai lebih bagi masyarakat Indonesia," tutur Billie.

Sementara itu, Direktur Astra Financial, Handoko Liem sependapat bahwa manfaat data bagi perusahaan sangatlah penting. Bahkan, kata Handoko, sejak 1982 Astra telah aktif menggunakan data untuk operasional bisnis pengembangan dan penerapan Astra Management System (AMS).

"Di Astra Financial sendiri kami memanfaatkan data dalam banyak hal, seperti meningkatkan kualitas mitigasi risiko mulai dari credit scoring, collection scoring, anti fraud dan sebagainya, juga penyusunan berbagai kebijakan. Ini semua tentunya untuk lebih memahami kebutuhan customer and partners sehingga kami dapat memberikan pelayanan terbaik," ucap Handoko.

Sebagai sub-holding company, Astra Financial sangat mendukung adanya movement semacam ini. Data Democracy tentunya mampu mengasah sumber daya manusia yang ada untuk mendukung bisnis Astra Financial pada khususnya dan korporasi pada umumnya, juga menjadi titik temu bagi pemerintah, praktisi, corporate, untuk berkolaborasi dan menciptakan ekosistem data yang sehat untuk kemajuan Indonesia.

Sebagai informasi, Data Democracy Day merupakan inisiasi IYKRA dengan dukungan Sekretariat Negara, Kantor Staf Presiden (KSP), Astra Financial, Bank Mandiri, dan Cloudera. Tujuan kegiatan ini untuk mempersiapkan kedaulatan data Indonesia dari aspek regulasi dan sumber daya manusia, melalui sinergi antar stakeholder, menciptakan bibit unggul talenta digital, merancang regulasi data privasi yang jelas.

Data Democracy Day melibatkan unsur pemerintah, swasta, dan data enthusiast. Selain ada serangkaian diskusi, juga digelar sesi job fair yang melibatkan beberapa mitra perusahaan. Perusahaan mitra diberikan waktu melakukan proses recruitment pada acara Data Democracy Day.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cloud Computing Indonesia...
Cloud Computing Indonesia dan Kemenperin Dorong Akselerasi Program Making 4.0
Hadirkan Dua Pakar,...
Hadirkan Dua Pakar, FISIP UPNVJ Bedah Ragam Riset Big Data dalam Ilmu Komunikasi
Percepatan Transformasi...
Percepatan Transformasi Digital Lewat Perbanyak Data Scientist
Industri 4.0 Indonesia...
Industri 4.0 Indonesia Mendunia
CDP Private Cloud Disambut...
CDP Private Cloud Disambut Baik Industri Besar di Indonesia
Revolusi Industri 5.0,...
Revolusi Industri 5.0, Ini Tantangan Generasi Muda
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
2 jam yang lalu
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
2 jam yang lalu
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
2 jam yang lalu
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
3 jam yang lalu
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
3 jam yang lalu
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
3 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved