Kapasitas Terpasang Pembangkit RI Tertinggal Jauh dari China

Rabu, 09 Oktober 2019 - 16:01 WIB
Kapasitas Terpasang...
Kapasitas Terpasang Pembangkit RI Tertinggal Jauh dari China
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan membeberkan fakta bahwa kapasitas terpasang pembangkit listrik di Indonesia masih kalah jauh dibandingkan China. Kapasitas terpasang listrik di China telah menembus angka 1.100 GigaWatt (GW), sementara kapasitas terpasang pembangkit listrik nasional tahun ini direncanakan sebesar 69 GW.

Meski begitu, imbuh Jonan, kapasitas terpasang pembangkit listrik nasional telah mengalami peningkatan yang cukup signifikan sejak 2014 lalu sebesar 50 GW.

"Kurang lebih ada peningkatan sebesar 45% atau 19 GW selama 5 tahun sampai 69 GW tahun ini," ujar Jonan saat membuka HLN ke-74 di JCC, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Dia meminta kepada PLN supaya kapasitas terpasang pembangkit terus ditingkatkan. Mantan menteri perhubungan ini pun menargetkan kapasitas terpasang pembangkit sampai meningkat sampai 100 GW atau minimal 90 GW. "Ini mestinya bisa. Mestinya kecil tidak terlalu besar," kata dia.

Hal serupa juga terjadi pada kapasitas terpasang pembangkit listrik dari energi baru terbarukan (EBT). Adapun kapasitas terpasang EBT Indonesia masih kalah jauh dibandingkan China. Jonan menyebut, kapasitas terpasang pembangkit listrik berbasis EBT di China mencapai 300 GW dari total kapasitas terpasang sebesar
1.100 GW.

"Jadi saya berharap kepada rekan-rekan PLN terus meningkatkan investasi renewable energy. Mulai lebih terbuka EBT, pikirannya tidak bisa short term minded dari tahun ke tahun, karena infrastruktur ketenagalistrikan kegiatan jangka panjang," kata dia.
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ciptakan Listrik Murah,...
Ciptakan Listrik Murah, China Bangun Pembangkit Raksasa di Gurun
China Mulai Bangun Pembangkit...
China Mulai Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Air Terbesar di Dunia
China Ciptakan Turbin...
China Ciptakan Turbin Angin Terbesar di Dunia, Penghasil Energi Anti Badai
China Aktifkan Reaktor...
China Aktifkan Reaktor Thorium, Energi Nuklir Bersih Pertama di Dunia
Kurangi Emisi Karbon,...
Kurangi Emisi Karbon, APL Pasang Solar Panel 100,000 kWh di Medan
Bukti Nyata, Krisis...
Bukti Nyata, Krisis Listrik di China Benar-benar Gawat
Berita Terkini
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
43 menit yang lalu
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
45 menit yang lalu
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
1 jam yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
2 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
2 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved