Angka Literasi Rendah, Askrindo Gencar Tingkatkan Kesadaran Berasuransi

Sabtu, 19 Oktober 2019 - 21:24 WIB
Angka Literasi Rendah,...
Angka Literasi Rendah, Askrindo Gencar Tingkatkan Kesadaran Berasuransi
A A A
JAKARTA - PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo menyelenggarakan kegiatan Literasi Asuransi di lima Kota yaitu, Mataram, Ternate, Tarakan, Gorontalo dan Kupang sebagai upaya membantu pemerintah meningkatkan angka literasi asuransi, melihat rendahnya angka literasi. Melihat data survey Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun 2016, menunjukkan kesadaran masyarakat Indonesia untuk berasuransi masih rendah.

Sekretaris Perusahaan PT Askrindo (Persero), Denny S. Adji menjelaskan, mengingat angka literasi yang masih rendah, Askrindo selaku BUMN dan lembaga keuangan yang bergerak di bidang perasuransian turut wajib mensosialisasikan apa itu asuransi dan pentingnya berasuransi. Menurut data OJK pada 2016, bahwa indeks tingkat literasi asuransi turun menjadi 15,8% dibandingkan tahun 2013 yang mencapai 17,84%. Padahal tingkat utilitas tahun 2016 mencapai 12,08 persen, naik dari hasil survei tahun 2013 di angka 11,81%.

"Dalam rangka hari asuransi tahun ini, kami menyelenggarakan program literasi asuransi di daerah yang relatif angka literasi asuransinya masih sangat rendah yakni, Mataram, Ternate, Tarakan, Gorontalo dan Kupang," ucapnya di Jakarta.

Kegiatan ini menyasar siswa Sekolah Menengah Atas/Kejuruan, diikuti oleh 535 orang siswa dengan rata-rata jumlah peserta di tiap daerah sebanyak 107 siswa.

Dalam kegiatan literasi yang diselenggarakan, Askrindo membahas tentang hal mendasar mengapa perlu adanya asuransi dan pentingnya berasuransi, yaitu hubungan antara risiko dan asuransi. Selain itu, dijelaskan juga jenis-jenis asuransi dan manfaatnya.

Kegiatan ini sebagai upaya membantu meningkatkan literasi keuangan, dimana berdasarkan data survey OJK yakni dari 100 orang Indonesia hanya 15-16 orang yang mengenal lembaga keuangan asuransi. Sementara hanya ada 12 orang yang sudah menggunakan jasa asuransi.

"Kebanyakan masyarakat menganggap bahwa asuransi itu hanya ada asuransi kesehatan saja, padahal masih banyak produk produk yang dapat melindungi mereka dari risiko yang hadir dalam kegiatan sehari-hari, seperti asuransi kecelakaan diri atau asuransi perjalanan yang merupakan salah satu produk dari Askrindo, atau asuransi pendidikan yang dimiliki oleh perusahaan asuransi lain," ujar Denny.

Tidak hanya dalam rangka memperingati Hari Asuransi kali ini saja, Askrindo telah melakukan literasi asuransi dalam beberapa kesempatan, diantaranya dalam program CSR lingkungan yang dilaksanakan rutin tiap bulan.

Dalam program Askrindo Peduli Sungai Ciliwung, Askrindo menggagas salah satu program, yaitu literasi bersih sungai. Tidak jarang pada kesempatan tersebut Askrindo membahas risiko degradasi lingkungan dan kaitannya dengan pentingnya berasuransi.

Sama halnya ketika program Siswa Mengenal Nusantara, Askrindo tidak luput meliterasi siswa-siswa pertukaran pelajar tentang wawasan dan pentingnya berasuransi.

“Kami sadar tentang stereotip masyarakat terhadap asuransi, seperti klaim yang sulit, iuran yang mahal dan lain sebagainya. Namun kami terus berupaya melakukan pendekatan yang lebih halus melalui program-program kami yang lain, seperti penetrasi melalui kegiatan CSR maupun program kegiatan dari pemerintah dengan harapan nantinya secara perlahan masyarakat akan sadar betapa pentingnya berasuransi,” tambah Denny.

Sementara itu, guna menjawab tantangan digitalisasi serta masuk kedalam era millenial, Askrindo terus melakukan penetrasi secara digital, salah satunya dengan adanya aplikasi digiAsk yang bertujuan memudahkan masyarakat membeli serta menambah wawasan tentang pentingnya berasuransi.

"Tidak hanya pada saat momen hari asuransi saja, selain menggelar acara literasi seperti ini, kami juga secara rutin melakukan literasi melalui website, aplikasi digiAsk, dan sosial media yang kami miliki. Dengan begitu kita dapat membantu pemerintah meningkatkan angka pemahaman asuransi kepada masyarakat luas," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Masukan Literasi...
OJK Masukan Literasi Keuangan dalam Kurikulum Pendidikan
Literasi Keuangan dan...
Literasi Keuangan dan Asuransi Syariah di Indonesia
Jago Kelola Uang Sejak...
Jago Kelola Uang Sejak Dini
Atome Kedepankan Literasi...
Atome Kedepankan Literasi Keuangan untuk Menjangkau Masyarakat
Literasi Keuangan untuk...
Literasi Keuangan untuk Nelayan
Literasi Keuangan Bagi...
Literasi Keuangan Bagi Pelajar
Berita Terkini
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
8 menit yang lalu
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
24 menit yang lalu
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
46 menit yang lalu
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
59 menit yang lalu
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
1 jam yang lalu
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
2 jam yang lalu
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved