5 Fokus Jokowi Tingkatkan Ekonomi, Prioritas Utama Pengembangan SDM

Minggu, 20 Oktober 2019 - 19:37 WIB
5 Fokus Jokowi Tingkatkan...
5 Fokus Jokowi Tingkatkan Ekonomi, Prioritas Utama Pengembangan SDM
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan Indonesia menjadi negara maju pada tahun 2045 atau satu abad kemerdekaan. Menurut Jokowi, target tersebut sangat masuk akal untuk dicapai karena Indonesia memiliki potensi besar dalam sumber daya manusia yaitu bonus demografi, dengan jumlah penduduk usia produktif yang besar.

Dalam pidato Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024, Jokowi mengatakan untuk mencapai itu, dibutuhkan ekosistem politik dan ekosistem ekonomi yang kondusif.

"Saat ini, kita sedang berada di puncak bonus demografi, dimana penduduk usia produktif kita jauh lebih tinggi dibandingkan usia tidak produktif. Dan Bonus demografi ini menjadi tantangan dan kesempatan dalam waktu bersamaan. Menjadi masalah besar jika tidak mampu menyediakan kesempatan kerja, tapi akan menjadi kesempatan besar jika mampu membangun sumber daya manusia yang unggul," ujar Jokowi di Sidang MPR RI, Kompleks Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

Untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju, Jokowi mengatakan ada lima fokus utama dalam kepemimpinannya pada lima tahun mendatang.

Prioritas utama adalah pembangunan sumber daya manusia yang terampil, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk itu, Jokowi mengatakan ingin mengundang talenta-talenta global untuk bekerja sama, juga sinergi dengan industri harus dioptimalkan.

"Itu tidak bisa diraih dengan cara-cara lama, kita perlu endowment fund (dana abadi) yang besar untuk manajemen sumber daya manusia kita," katanya.

Fokus kedua, melanjutkan pembangunan infrastruktur yang menghubungkan kawasan produksi dengan kawasan distribusi. Kemudian dapat mempermudah akses ke kawasan wisata, yang mendongkrak lapangan kerja baru, serta mengakselerasi nilai tambah perekonomian rakyat.

"Ketiga, segala bentuk kendala regulasi harus disederhanakan, dipotong, dipangkas. Pemerintah akan mengajak DPR untuk menerbitkan dua undang-undang besar. Akan ada UU Cipta Lapangan Kerja dan UU Pemberdayaan UMKM," katanya.

Menurut Jokowi, masing-masing UU tersebut akan menjadi Omnibus law, yaitu satu UU yang sekaligus merevisi beberapa UU. Kata dia, ada puluhan UU yang menghambat penciptaan lapangan kerja langsung direvisi sekaligus.

Kemudian, fokus keempat adalah penyederhanaan birokrasi yang harus terus dilakukan secara besar-besaran. Hal ini bertujuan memikat masuknya investasi ke dalam negeri untuk penciptaan lapangan kerja.

Bahkan Jokowi menyebut, eselonisasi harus disederhanakan, menjadi hanya 2 level saja. "Nantinya akan digantikan dengan jabatan fungsional yang menghargai keahlian, menghargai kompetensi," kata dia.

Fokus kelima adalah transformasi ekonomi. Berhenti ketergantungan ekonomi pada sumber daya alam, berganti ke daya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi.

"Ini untuk kemakmuran bangsa demi keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BAT Indonesia Raih Penghargaan...
BAT Indonesia Raih Penghargaan Top Employer 2023
Ujikom, Langkah untuk...
Ujikom, Langkah untuk Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Presiden Jokowi: Kita...
Presiden Jokowi: Kita Harus Gerak Cepat Siapkan SDM Kreatif dan Inovatif
Lima Hal Penting Management...
Lima Hal Penting Management Skills yang Harus Dimiliki
Caregiver Indonesia...
Caregiver Indonesia Raih Predikat TUK Mandiri Terverifikasi LSP
Terobosan Jokowi untuk...
Terobosan Jokowi untuk Pulihkan Ekonomi, 1.000 BLK Komunitas Ditarget Menaker
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
2 jam yang lalu
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
3 jam yang lalu
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
3 jam yang lalu
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
4 jam yang lalu
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved