RI-Kanada Mulai Buka Program Dana Inovasi Responsif Tahap III

Senin, 28 Oktober 2019 - 14:25 WIB
RI-Kanada Mulai Buka...
RI-Kanada Mulai Buka Program Dana Inovasi Responsif Tahap III
A A A
JAKARTA - Program Dana Inovasi Responsif atau Responsive Innovation Fund (RIF) tahap III periode 2020-2021 mulai dibuka. Untuk itu, Kementerian PPN/Bappenas dan Pemerintah Kanada melalui Global Affairs Canada (GAC) mengundang 47 kabupaten/kota se-Indonesia yang termasuk dalam Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) untuk mengikuti proses seleksi program.

Guna menyosialisasikan teknis dan prosedur pengajuan dana RIF, NSLIC/NSELRED kembali menggelar Diseminasi Informasi RIF Tahap III di Jakarta. Dari total 47 kabupaten/kota yang hadir tersebut, 24 kabupaten/kota merupakan lokasi KPPN yang belum pernah mengikuti seleksi RIF tahap I dan II, sementara 23 kabupaten/kota sudah pernah mengajukan proposal inovasi tapi belum lulus.

Karena itu kali ini mereka diundang kembali untuk seleksi RIF Tahap III. Program hibah RIF merupakan dukungan teknis dalam menciptakan inovasi pengembangan ekonomi lokal. Program hibah senilai Rp18 miliar ini diberikan kepada 18 KPPN yang dipilih dari 60 wilayah dalam Koridor Pertumbuhan dan Pemerataan yang menjadi target nasional untuk Pusat Pertumbuhan Peningkatan Keterkaitan Kota-Desa sesuai RPJMN 2015-2019 dan Rancangan RPJMN 2020-2024.

Direktur Daerah tertinggal, Transmigrasi dan Perdesaan, Kementerian PPN/ Bappenas, Velix Vernando Wanggai, mengatakan, bantuan teknis RIF dilaksanakan dalam tiga tahap mulai 2018 hingga 2021 dengan memilih enam daerah per tahap.

Dua tahap RIF yang telah sukses dilaksanakan, yaitu RIF Tahap I (2018/2019) dengan inovasi daerah terpilih berasal dari: Kabupaten Tabanan (Bali), Maluku Tengah (Maluku), Lombok Timur (NTB), Pinrang (Sulawesi Selatan), Kubu Raya (Kalimantan Barat) dan Banyuwangi (Jawa Timur).

Kemudian tahap RIF Tahap II (2019/2020) dengan inovasi daerah terpilih berasal dari Kabupaten Manokwari (Papua Barat), Dompu (NTB), Sidenreng Rappang (Sulawesi Selatan), Mempawah (Kalimantan Barat), Kayong Utara (Kalimantan Barat), dan Pesisir Selatan (Sumatera Barat). "Sementara RIF Tahap III (2020/2021) saat ini memasuki tahap persiapan untuk proses diseminasi dan seleksi proposal inovasi," ujarnya di Jakarta, Senin (28/10/2019).

Velix mengutarakan, kegiatan Diseminasi RIF Tahap III yang dirancang dalam format interaktif ini bertujuan menyosialisasikan Arah dan Kebijakan Pembangunan Nasional terkait Pengembangan Ekonomi Lokal, khususnya sinergi kebijakan pembangunan kawasan perdesaan KPPN antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

Penyelenggaraan acara ini selain menyosialisasikan program Responsive Innovation Fund (RIF) Tahap III sebagai bentuk sinergi dukungan teknis inovasi pembangunaan kawasan perdesaan KPPN, juga untuk membangun pemahaman Prosedur dan Persyaratan Pengajuan proposal RIF.

“Acara ini diharapkan bermanfaat untuk terus mendorong budaya inovasi dan sinergi antar wilayah dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan,” ucap Velix.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Tekankan Pentingnya Program Pemberdayaan Berbasis Data
Partisipasi Kementerian...
Partisipasi Kementerian PPN/Bappenas - Pavillion Indonesia di GPDRR 2022
Kementerian PPN/Bappenas...
Kementerian PPN/Bappenas Buka Lowongan Kerja, Yuks Cek Posisi dan Persyaratannya!
Masuk 10 Besar, Tim...
Masuk 10 Besar, Tim PPD Kementerian PPN-Bappenas Mulai Nilai Sulsel
Menteri PPN/Bappenas...
Menteri PPN/Bappenas Ungkap Pentingnya Reindustrialisasi
Pemprov DKI dan Kementerian...
Pemprov DKI dan Kementerian PPN/Bappenas Bahas Rencana Tata Ruang Jakarta Pasca-Ibu Kota Pindah
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
1 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
2 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
2 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
2 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
2 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
3 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Buka Pintu untuk...
Ukraina Buka Pintu untuk Tentara NATO, Picu Perang Dunia III?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved