Rupiah Tergelincir di Awal Sesi Saat Optimistis Perdagangan Angkat USD

Selasa, 29 Oktober 2019 - 10:47 WIB
Rupiah Tergelincir di...
Rupiah Tergelincir di Awal Sesi Saat Optimistis Perdagangan Angkat USD
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Selasa (29/10/2019) menyusut setelah sebelumnya sempat memberikan sinyal perbaikan. Tergelincirnya mata uang Garuda mengiringi dolar AS yang terangkat lawan Yen Jepang seiring optimisme perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini terlihat pada level Rp14.028/USD. Posisi tersebut memperlihatkan rupiah kembali tertekan usai sebelumnya bertengger di Rp14.023/USD.

Data Yahoo Finance juga menunjukkan kejatuhan rupiah pada sesi pagi perdagangan ke posisi Rp14.025 per USD dengan pergerakan harian Rp14.015 hingga Rp14.025/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal pelemahan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.020/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga tergelincir ke level Rp14.029/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.027/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.025-Rp14.032/USD.

Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi justru merangkak naik hingga level Rp14.030 per USD. Raihan itu menunjukkan rupiah mampu naik tipis dari sebelumnya Rp14.045/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, dolar dan mata uang Asia yang berisiko mencetak keuntungan tipis pada perdagangan Selasa, seiring harapan kesepakatan dagang antara AS dan China. Sentimen selanjutnya datang dari harapan investor terkait penurunan suku bunga acuan oleh Federal Reserve alias Bank Sentral AS.

Dolar AS terpantau stabil terhadap Euro pada posisi 1,1096 dan flat terhadap enam mata uang utama lainnya di level 97,755. Sedangkan Dolar Selandia Baru 0,2% lebih tinggi pada level 0,6361 terhadap Yuan.

Aussie mempertahankan keuntungan untuk berdiri tepat di bawah posisi puncak di 0,6842. Selanjutnya greenback mencetak kenaikan tipis saat menghadapi Yen Jepang dengan berdiri di 108,96 atau tepat di bawah posisi tertinggi dalam tiga bulan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
8 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
9 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
10 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
10 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
11 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
13 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved