Rupiah Sesi Siang Loyo Saat Penguatan IHSG Terbatas

Rabu, 30 Oktober 2019 - 13:06 WIB
Rupiah Sesi Siang Loyo...
Rupiah Sesi Siang Loyo Saat Penguatan IHSG Terbatas
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) hingga perdagangan sesi siang, Rabu (30/10/2019) tertekan untuk bergerak semakin loyo ke zona merah. Kejatuhan mata uang Garuda mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang menjaga tren positif.

Menurut Yahoo Finance, rupiah hingga perdagangan sesi I jatuh menjadi Rp14.035/USD dari posisi penutupan sebelumnya Rp14.030 per USD. Rupiah sendiri bergerak pada kisaran level Rp14.020 hingga Rp14.047/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp14.046/USD atau merosot dibandingkan akhir sesi Selasa kemarin di posisi Rp14.035/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp14.040-Rp14.049/USD.

Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan pada zona merah di level Rp14.044/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah terpuruk dari posisi sebelumnya Rp14.028/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan siang anjlok menjadi Rp14.042/USD. Raihan itu menunjukkan rupiah tergelincir dari sebelumnya Rp14.040/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang menjaga tren positif di level 6.296,95 dengan tambahan 15,81 poin atau 0,25%, dimana penguatan tersebut sedikit terkoreksi bila dibandingkan pagi tadi meningkat 20,9 poin atau 0,33% ke level 6.302,08. Sebelumnya pada penutupan Selasa (29/10) kemarin, bursa saham Tanah Air berdiri kokoh pada level 6,281.14.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp4,85 triliun dengan 11,99 miliar saham diperdagangkan pada sesi siang hari ini dan transaksi bersih asing Rp12,62 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,09 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,10 triliun. Tercatat 210 saham naik, 198 turun dan 158 saham mendatar.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) dan PT Maha Properti Indonesia Tbk. (MPRO). Sedangkan saham-saham dengan pelemahan yakni PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk. (IPCC), Waran Seri I Barito Pacific Tbk. (BRPT-W) dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Menguat...
Nilai Tukar Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS
IHSG, Rupiah, dan Ujian...
IHSG, Rupiah, dan Ujian Ketahanan Ekonomi Nasional
Rupiah Ambruk tapi IHSG...
Rupiah Ambruk tapi IHSG dan Emas Cetak Rekor, Ada Apa?
Perdagangan Awal Bulan,...
Perdagangan Awal Bulan, IHSG Ditutup Melemah
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp17.900, IHSG Tiba-tiba Anjlok 2,35%
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Berita Terkini
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
5 jam yang lalu
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
6 jam yang lalu
Industri Diajak Bergerak...
Industri Diajak Bergerak Cepat Adopsi Energi Surya
7 jam yang lalu
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
8 jam yang lalu
Komitmen Perbaikan Tata...
Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pengadaan Energi, Pertamina Patra Niaga Gelar FGD
9 jam yang lalu
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
10 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved