Sri Mulyani Minta Komisi XI DPR Percepat Cukai Plastik

Senin, 04 November 2019 - 23:51 WIB
Sri Mulyani Minta Komisi...
Sri Mulyani Minta Komisi XI DPR Percepat Cukai Plastik
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, menaruh harapan besar terhadap Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) periode 2019-2024. Salah satunya menyelesaikan pembahasan cukai plastik, yang tidak rampung pada Komisi XI sebelumnya.

"Kami berharap pending (penundaan) isu seperti pembahasan cukai plastik yang sudah dibahas di Komisi XI sebelumnya, dapat diberikan kesimpulan. Sehingga kami tetap bisa menjalankan amanat UU APBN dan fiskal kita secara baik," ujarnya di di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (4/11/2019).

Pemerintah sendiri berencana menerapkan cukai pada kantong plastik sebesar Rp30.000 per kilogram (kg) atau Rp200 per lembar. Kebijakan ini diyakini bakal efektif mengurangi konsumsi kantong plastik yang menjadi masalah di lingkungan.

Selain cukai plastik, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga meminta Komisi XI DPR bisa menyelesaikan beberapa pembahasan fiskal yang hingga saat ini masih mentok di DPR. Salah satunya mengenai kenaikan bea materai.

Untuk itu, Sri Mulyani meminta Komisi XI DPR bisa memproses dengan cepat melalui Omnibus Law, yaitu mengubah UU yang ada dengan satu perangkat hukum yang mencakup semuanya. Hal ini selaras dengan visi dan misi Presiden Jokowi dalam menciptakan perbaikan iklim investasi di Indonesia.

Sri Mulyani pun berharap hubungan antara Kementerian Keuangan dengan mitranya Komisi XI DPR bisa lebih erat lagi. "Kami berharap hubungan antara Kementerian Keuangan dan Komisi XI DPR akan sejalan, erat, dan positif. kami berharap beberapa pending RUU (Rancangan Undang-Undang) yang selama ini sudah disampaikan akan bisa diselesaikan," ungkapnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Komisi III DPR Desak...
Komisi III DPR Desak Polisi Tindak Oknum Pejabat Terlibat Kasus Narkoba
DPR Berharap Bea Cukai...
DPR Berharap Bea Cukai Tinjau Kembali Aturan Rokok Murah
Sri Mulyani Hadiri Sidang...
Sri Mulyani Hadiri Sidang Pertanggungjawaban Penggunaan APBN di DPR
Izin ke DPR, Sri Mulyani...
Izin ke DPR, Sri Mulyani Minta Teh Kotak Cs Dikenakan Tarif Cukai Baru
Sah! DPR Setuju Perppu...
Sah! DPR Setuju Perppu 1 Tahun 2020 Jadi Undang-Undang
Defisit APBN Capai Rp1.028,5...
Defisit APBN Capai Rp1.028,5 Triliun, DPR Ingatkan Skandal BLBI dan Century
Berita Terkini
Dirut BRI Hery Gunardi:...
Dirut BRI Hery Gunardi: Adopsi AI Jadi Kunci Perbankan Pertahankan Nasabah
14 menit yang lalu
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
1 jam yang lalu
Saatnya Bayar Tagihan...
Saatnya Bayar Tagihan PBB-P2, Ada Diskon 7,5% hingga 31 Juli 2026
1 jam yang lalu
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
2 jam yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
5 jam yang lalu
Cargo Murah Kian Dibutuhkan...
Cargo Murah Kian Dibutuhkan di Tengah Meningkatnya Aktivitas Pengiriman Barang
11 jam yang lalu
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved