Pemerintah Rancang Ulang Kebijakan UMKM sebagai Pilar Ekonomi

Senin, 11 November 2019 - 17:07 WIB
Pemerintah Rancang Ulang...
Pemerintah Rancang Ulang Kebijakan UMKM sebagai Pilar Ekonomi
A A A
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop dan UKM) mendorong pengembangan koperasi dan UKM agar lebih memberikan kontribusi pada perekonomian nasional.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pihaknya tengah merancang ulang arah kebijakan pembangunan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) sebagai salah satu pilar pembangunan perekonomian nasional.

"Redesain itu juga mencakup mau kemana arah pembangunan UMKM, mau berbasis apa, lalu tugas pokok dan fungsi (tupoksi)nya seperti apa? Semua sedang saya konsolidasikan supaya kementerian koperasi dan UKM menjadi kementerian yang kredibel dan bergengsi," ujarnya di Jakarta, Senin (11/11/2019).

Saat ini jumlah UMKM di Indonesia sekitar 62 juta unit dan yang terbesar adalah usaha mikro. Dengan kontribusi UMKM terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) yang mencapai 60% dan penyerapan tenaga kerja 97%, maka keberadaan UMKM dan Koperasi sangat strategis.

Menurut dia, UMKM berperan sangat penting ketika perekonomian dalam negeri tidak tumbuh terlalu bagus akibat perekonomian global yang mengalami pelemahan.

"Ketika ekonomi swasta atau saya sebut ekonomi formal melemah, maka harapannya ada di UMKM. Karena terbukti fleksibel dan terbukti ketika krisis ekonomi 1998, UMKM-lah yang menjadi penyangga," jelasnya.

Ke depan, lanjut Teten, pihaknya agar mempermudah berbagai masalah perizinan yang menyulitkan UMKM. Selain itu, Kemenkop dan UKM juga akan menindak tegas UMKM atau koperasi yang nakal.

"Berbagai masalah perizinan UMKM akan dipermudah karena mereka pada dasarnya adalah rakyat kebanyakan. Kalau yang besar ya sudah bisa mengurus dirinya sendiri, asal jangan diganggu saja," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Koperasi Harus Jadi...
Koperasi Harus Jadi Solusi Pembiayaan Bagi Pelaku Usaha
Mompreneur Penopang...
Mompreneur Penopang Ekonomi Keluarga di Masa Krisis
Siapkan Regulasi Pasar...
Siapkan Regulasi Pasar Digital, Menkop UKM: Untuk Lindungi Produk Dalam Negeri dan UKM
Duh, Seluruh Sektor...
Duh, Seluruh Sektor UMKM Terguncang Covid-19 di 2020
Berawal dari Pelatihan,...
Berawal dari Pelatihan, Kini Menjadi Inspirator Kemandirian
Teten Masduki ingin...
Teten Masduki ingin UKM di Bali Naik Kelas
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
26 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved