Trump Sebut China Curang dan Salahkan Presiden AS Sebelumnya

Rabu, 13 November 2019 - 11:25 WIB
Trump Sebut China Curang...
Trump Sebut China Curang dan Salahkan Presiden AS Sebelumnya
A A A
NEW YORK - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan serangan perdagangan terhadap China, dengan menyebut negara itu "curang" dalam perdagangan selama ini dengan AS. Trump juga menyalahkan para presiden AS sebelumnya karena telah membiarkan China merugikan AS dalam perjanjian perdagangan.

"Sejak masuknya China ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada 2001, China telah melakukan manipulasi secara baik dan lebih banyak memanfaatkan Amerika Serikat," kata Trump saat berbicara di Economic Club of New York.

Trump bahkan menambahkan tidak ada kecurangan yang lebih baik dari China. "Aku tidak akan mengatakan kata 'curang', tapi tidak ada kecurangan yang lebih baik daripada China," ujar Trump.

Selain mengkritik China, Trump juga menyalahkan para presiden AS sebelumnya, yang telah melakukan negosiasi dnegan China dengan membiarkan "manipulasi" perjanjian sehingga merugikan pekerja AS, terutama yang berada di industri manufaktur.

Melansir dari CNBC, Rabu (13/11/2019), pidato Trump tersebut mematahkan harapan perdamaian dagang kedua negara untuk segera menuntaskan fase pertama.

Meski demikian, AS mendorong perdagangan yang lebih transparan serta meminta China untuk tidak lagi melakukan pencurian kekayaan intelektual. Sementara itu, Beijing meminta Washington untuk menurunkan tarif terhadap produk mereka senilai USD250 miliar.

China tidak sendirian kepanasan mendengar pidato Trump. Presiden ke-45 AS itu juga mengkritik Uni Eropa yang telah melakukan praktik perdagangan tidak adil.

"Uni Eropa telah membebabkan tarif luar biasa tinggi kepada kami. Dan jujur saja, hambatan yang akan mereka hadapi sangat mengerikan. Dalam banyak hal akan lebih buruk daripada China," ujar Trump memberikan sinyal balasan kepada Uni Eropa.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Debat Terakhir Donald...
Debat Terakhir Donald Trump vs Joe Biden Jelang Pilpres AS
China Ingin Donald Trump...
China Ingin Donald Trump Kalah dalam Pilpres 2020 AS
DPR Amerika Serikat...
DPR Amerika Serikat Kembali Makzulkan Presiden Donald Trump
UPDATE HASIL PILPRES...
UPDATE HASIL PILPRES AS 2020 (08.00)
Penasihat Keamanan Trump:...
Penasihat Keamanan Trump: China Ancaman Abad Ini
Terpilihnya Trump sebagai...
Terpilihnya Trump sebagai Presiden AS Dapat Perburuk Perlambatan Ekonomi China
Berita Terkini
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
55 menit yang lalu
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
1 jam yang lalu
Sambut Libur Sekolah,...
Sambut Libur Sekolah, ASDP Perkuat Layanan dan Keselamatan Penyeberangan
2 jam yang lalu
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
2 jam yang lalu
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
3 jam yang lalu
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved