Ditjen Hubdat Minta Aplikator Perketat Seleksi Mitra

Jum'at, 15 November 2019 - 11:12 WIB
Ditjen Hubdat Minta...
Ditjen Hubdat Minta Aplikator Perketat Seleksi Mitra
A A A
JAKARTA - Menanggapi bom bunuh diri yang terjadi di Mapolresta Medan, Sumatera Utara pada Rabu (13/11/2019), Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Budi Setiyadi menyatakan bahwa kejadian di Medan seharusnya dapat menjadi peringatan dan diantisipasi salah satunya dengan cara memperketat pendaftaran calon mitra. Demikian disampaikannya melalui keterangan pada media di Kementerian Perhubungan, Kamis (14/11/2019).

Sebelumnya, pada hari yang sama, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah menyatakan bahwa, “Kami akan minta aplikator membuat standar baru bagi pendaftaran mitra baru. Apa itu? Satu harus tatap muka. Kedua, harus ada yang merekomendasikan teman yang sudah ada. Yang ketiga, melakukan evaluasi terhadap mitra yang sudah bergabung. Pada dasarnya kami sebagai regulator tidak mau menetapkan suatu syarat yang tidak bisa dipenuhi oleh aplikator tetapi kami tetap akan berikan syarat yang ketat. Paling lambat dalam tiga hari ini sudah harus ada rekomendasi yang harus dipenuhi,” ujar Menhub.

Sementara itu, Dirjen Budi menguraikan bahwa pihaknya paham situasi tersebut bahwa pelaku teror di Medan sudah tidak lagi aktif sebagai mitra pengemudi ojek online. “Pelaku bom bunuh diri tersebut namanya Robial Muslim Nasution. Pada saat kejadian, pelaku memang menggunakan jaket ojek online. Setelah dilakukan pemeriksaan, Robial memang pernah menjadi driver ojek online, namun sudah berhenti sejak dua tahun yang lalu. Jadi, tidak ada kaitan langsung bahwa pelaku adalah pengemudi ojek online,” tegas Dirjen Budi.

Dirjen Budi menambahkan bahwa jaket memang kewajiban pengemudi pada saat berkendara untuk perlindungan keselamatan. Pada malam hari juga berfungsi sebagai reflektor atau pemantul cahaya. Namun, Dirjen Budi sangat menyayangkan kejadian di mana pelaku menyalahgunakan jaket ojek online ini.

“Setelah ada penyimpangan seperti ini, saya mengusulkan, jaket bukan properti yang dimiliki pengemudi, misalkan ada nama atau nomor. Jadi, jaket harus dikembalikan setelah putus status kemitraannya. Kalau jaket sudah tidak bagus, itu mungkin jadi kewajiban aplikator untuk memberi yang lebih baik,” ujar Dirjen Budi.

Langkah antisipasi yang disarankan oleh Kementerian Perhubungan selain memperketat pendaftaran calon mitra dan mengadakan tatap muka yakni mitra dapat menyerahkan SKCK dari Kepolisian. Selain itu, melakukan penanganan seragam ojek online, sehingga apabila pengemudi sudah tidak menjadi pengemudi ojek maka jaket harus dikembalikan kepada aplikator. Aplikator juga dapat melakukan evaluasi berkala atas mitranya.(zr/hs/ptr/ei)
(alf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenhub Perpanjang...
Kemenhub Perpanjang Sertifikasi Statutoria PT BKI
Antusiasme Warga Ikut...
Antusiasme Warga Ikut Program Mudik Gratis Kemenhub
Menhub Dudy Lepas Keberangkatan...
Menhub Dudy Lepas Keberangkatan Mudik Gratis Kemenhub
Korupsi Pembangunan...
Korupsi Pembangunan Jalan Kereta Api Besitang Langsa!, Mantan Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Sebagai Tersangka Korupsi
Kemenhub: Truk Dilarang...
Kemenhub: Truk Dilarang Lintasi Ruas Tol dan Jalan Arteri H-5 Lebaran
Pendaftaran Mudik Gratis...
Pendaftaran Mudik Gratis Kemenhub Tahap Kedua
Berita Terkini
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
34 menit yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
1 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
1 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
3 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
4 jam yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
14 jam yang lalu
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved