Harga Minyak Mentah Dunia Menyusut Diterpa Negosiasi Alot AS-China

Kamis, 21 November 2019 - 11:58 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Menyusut Diterpa Negosiasi Alot AS-China
A A A
SINGAPURA - Harga minyak mentah mengalami penyusutan pada perdagangan, Kamis (21/11/2019) setelah mendapatkan dorongan lebih dari 2% pada sesi sebelumnya saat data inventaris minyak mentah AS menjadi bullish. Sementara negosiasi perdagangan Amerika Serikat (AS) dan China yang berjalan alot masih menjadi perhatian para pelaku pasar.

Dilansir Reuters, perang dagang antara dua ekonomi terbesar di dunia telah berdampak terhadap prospek pertumbuhan global serta mendominasi pandangan bahwa hal itu bila berkepanjangan bisa menggerus permintaan minyak di masa depan. Para ahli perdagangan memperkirakan kesepakatan dagang antara Washington dan Beijing baru bisa terwujud tahun depan.

Harga minyak mentah berjangka Brent tercatat mengalami penyusutan 20 sen yang setara 0,32% untuk membuatnya bertengger di posisi USD62,20 per barel pada pukul 03.30 GMT. Sebelumnya patokan minyak internasional itu meningkat hingga 2,5% pada perdagangan hari Rabu, kemarin. Tren pelemahan juga menimpa harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas Intermediate (WTI) yang jatuh 17 sen atau 0,3% menjadi USD56,84 per barel ketika kemarin sempat menanjak 3,4%.

"Penundaan dalam penandatangan ' fase pertama' kesepakatan menjadi tanda lain bahwa Washington dan Beijing tetap berkonflik dan belum menyelesaikan perang dagang di antara mereka. Perang dagang AS-China telah berdampak pada perekonomian dunia, yang pada gilirannya bakal menekan pertumbuhan permintaan minyak global," ujar Abhishek Kumar, kepala analisisInterfax Energy di London.

Presiden AS Donald Trump mengatakan, cenderung bakal menaikkan tarif impor China apabila kesepakatan perdagangan tidak tercapai. Di sisi penurunan persediaan memberikan dorongan sedikit terhadap harga minyak mentah. Ditambah sebelumnya Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan Rusia dan OPEC memiliki ' tujuan yang sama' menjaga pasar minyak agar seimbang dan dapat diprediksi, dan Moskow ditegaskan akan terus kerjasama di bawah kesepakatan pengurangan pasokan global.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Berita Terkini
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
12 menit yang lalu
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
55 menit yang lalu
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
1 jam yang lalu
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
2 jam yang lalu
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
12 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
12 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved