Sri Mulyani Bahas Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda dengan Singapura

Jum'at, 22 November 2019 - 13:07 WIB
Sri Mulyani Bahas Perjanjian...
Sri Mulyani Bahas Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda dengan Singapura
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani bertemu dengan Deputi Perdana Menteri / Menteri Keuangan Singapura Heng Swee Keat. Adapun pertemuan tersebut membahas perjanjian penghindaran pajak berganda yang merupakan tindak lanjut antar Direktorat Jendral (Ditjen) Bea Cukai.

"Dalam pertemuan tersebut kami membahas Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda dengan Singapura, tindak lanjut MoU antara Ditjen Bea Cukai Indonesia dan Singapura dalam rangka memperkuat pengawasan terhadap tindakan penyelundupan," ujar Sri Mulyani dalam akun resmi media sosialnya di Jakarta, Jumat (23/11/2019).

Sebagai informasi pemerintah Indonesia terikat dengan Penerapan Persetujuan Penghindaran Pajak Berganda atau disingkat P3B yang dilakukan dengan pemerintah negara mitra atau yurisdiksi mitra P3B.

Direktur Jenderal Pajak dapat melakukan pertukaran informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan masalah perpajakan dengan otoritas pajak negara mitra atau yurisdiksi mitra P3B sesuai dengan ketentuan P3B yang berlaku. Ditambah serta dapat meminta informasi kepada Wajib Pajak atau pihak lain mengenai hal-hal yang berkaitan dengan masalah perpajakan yang akan dipertukarkan.

Wajib Pajak atau pihak lain wajib memenuhi permintaan informasi mengenai hal-hal yang berkaitan dengan masalah perpajakan. Dalam hal Wajib Pajak atau pihak lain tidak memenuhi permintaan tersebut, Wajib Pajak atau pihak lain dikenai sanksi sesuai dengan Undang-Undang.

Lebih lanjut Sri Mulyani juga menyinggung tantangan kepemimpinan di masa depan akan jauh lebih rumit. Namun hal ini jangan sampai menghalangi generasi muda untuk bergabung sebagai abdi negara.

"Generasi sekarang harus mampu mencari cara untuk menciptakan kehidupan yang lebih baik di era post-industrial, di mana teknologi dan komunikasi yang berkembang pesat sehingga segala sesuatunya menjadi tak terbatas," jelasnya

Menurutnya, generasi muda saat ini juga adalah generasi yang pertama merasakan dampak perubahan iklim dan masalah keamanan yang sangat berbeda di masa depan. Banyak hal yang tidak dapat diprediksi, dan jauh lebih kompleks.

"Kita sekarang hidup di dunia multi-kutub dan semua dapat terhubung. Di desa global ini, orang, bisnis, modal, teknologi, informasi, dan pengetahuan tersebar tanpa batas," tandasnya.

Terlepas dari semua ini, pihaknya akan menginginkan hal yang sama: kemakmuran dan martabat serta keadilan dan keamanan. "Satu-satunya hal yang berubah adalah konteksnya," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menyoal Korupsi Perpajakan
Menyoal Korupsi Perpajakan
Kesepakatan Baru Perpajakan...
Kesepakatan Baru Perpajakan Internasional, Apa Untungnya Bagi Indonesia?
Mengejar Reformasi Perpajakan
Mengejar Reformasi Perpajakan
Nilai Belanja Perpajakan...
Nilai Belanja Perpajakan 2019 Tembus Rp257,2 Triliun
Mendorong Transparansi...
Mendorong Transparansi dan Akuntabilitas Penggunaan Uang Pajak
Meninjau Ulang Undang-Undang...
Meninjau Ulang Undang-Undang Perpajakan
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
4 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
4 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
4 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
5 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
5 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved