Pelabuhan Patimban Bakal Untungkan Industri Jawa Barat

Selasa, 03 Desember 2019 - 15:42 WIB
Pelabuhan Patimban Bakal...
Pelabuhan Patimban Bakal Untungkan Industri Jawa Barat
A A A
BANDUNG - Pembangunan Pelabuhan Patimban dinilai bakal menguntungkan industri Jawa Barat. Saat ini, proses pengangkutan barang via Pelabuhan Tanjung Priok dinilai kurang efektif dan terkendala jarak tempuh.

Chairman Supply Chain Indonesia (SCI), Setijadi, mengatakan pihaknya mengapresiasi pembangunan Pelabuhan Patimban yang berpotensi terhadap peningkatan efisiensi logistik industri. Selain mengurangi ketergantungan terhadap Pelabuhan Tanjung Priok yang aksesibilitasnya terkendala kemacetan, keberadaan Pelabuhan Patimban akan meningkatkan persaingan sehat antar pelabuhan.

"Apabila Pelabuhan Patimban difokuskan untuk ekspor industri otomotif, maka perlu dipertimbangkan pula pemanfaatannya untuk proses impor, sehingga tingkat penggunaan pelabuhan akan tinggi," kata dia, Selasa (3/12/2019).

Pelabuhan Patimban, kata dia, juga strategis bagi industri di Jawa Barat secara umum dan berpotensi mengalihkan volume ekspor-impor dari Pelabuhan Tanjung Priok. Berdasarkan analisis SCI, sekitar 79% volume ekspor dan 84% volume impor yang melalui Pelabuhan Tanjung Priok untuk industri di Jawa Barat.

Volume ekspor itu terutama dari wilayah Karawang (29% volume Tanjung Priok), Purwakarta (8%), dan Bandung (6%), serta tidak menutup kemungkinan dari Bekasi (32%). Sementara, volume impor itu untuk wilayah Karawang (36%), Purwakarta (9%), Bandung (6%), serta Bekasi (23%).

"Dengan volume ekspor-impor yang melalui Pelabuhan Tanjung Priok sekitar 65% volume nasional, maka efisiensi yang bisa diperoleh dengan keberadaan Pelabuhan Patimban berpotensi berdampak positif terhadap peningkatan efisiensi logistik nasional," beber Setijadi.

Pelabuhan Patimban juga berpotensi penting dalam rencana pengembangan kawasan Bekasi-Karawang-Purwakarta (Bekapur) sebagai Kawasan Strategis Nasional (KSN). Kawasan itu yang sangat penting karena kontribusi ekonomi yang tinggi, yaitu sekitar 15% dari industri nasional.

Diketahui, Pelabuhan Patimban di Kabupaten Subang Jawa Barat, ditargetkan diresmikan pada Juni 2020. Pelabuhan Patimban akan menjadi pelabuhan terbesar di Indonesia pada 2027, terutama untuk ekspor otomotif Indonesia.

Pembangunan Pelabuhan direncanakan dalam tiga tahapan proyek dengan total investasi sekitar Rp40 triliun. Pembangunan tahap pertama dengan total dana Rp23,5 triliun yang terdiri atas dua fase, yaitu fase I sebesar Rp14 triliun dan fase II sebesar Rp9,5 triliun.

Pada tahap pertama fase I akan dibangun terminal peti kemas seluas 35 hektar dengan kapasitas 250.000 TEUs. Sementara 25 hektar untuk terminal kendaraan utuh (completely build up) berkapasitas 218.000 unit.

Pada tahap pertama, fase II akan dikembangkan terminal peti kemas seluas 66 hektar berkapasitas 3,75 TEUs, terminal kendaraan berkapasitas 382.000 unit kendaraan utuh (CBU), dan terminal Ro-Ro sepanjang 200 meter.

Pada tahap kedua, kapasitas pelayanan terminal peti kemas akan ditingkatkan menjadi 5,5 juta TEUs dan pada tahap ketiga akan ditingkatkan hingga 7,5 juta TEUs.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pelabuhan Terbesar di...
Pelabuhan Terbesar di Indonesia Beroperasi November 2020
Jika Tahap I Patimban...
Jika Tahap I Patimban Kelar, Rebana Akan Mulai Bergema
Progres Pembangunan...
Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban Tembus 78,9%, Menhub Target Rampung Oktober 2025
Saat Promosi Keunggulan...
Saat 'Promosi' Keunggulan Jabar, Kang Emil: Patimban Akan Lebih Canggih dari Priok
Impian Ridwan Kamil,...
Impian Ridwan Kamil, Wujudkan Kota Pelabuhan Patimban Mirip Rotterdam
Pembangunan Capai 90%,...
Pembangunan Capai 90%, Pelabuhan Patimbam Segera Diluncurkan
Berita Terkini
10 Tahun Jadi Tempat...
10 Tahun Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia, BAT Indonesia Raih Platinum Harmonia
31 menit yang lalu
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
32 menit yang lalu
Rupiah Bergejolak, Saatnya...
Rupiah Bergejolak, Saatnya Lirik Aset Global?
48 menit yang lalu
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
48 menit yang lalu
IFG Life Lindungi Lebih...
IFG Life Lindungi Lebih dari 20.000 Peserta BTN JAKIM 2026
1 jam yang lalu
DADA Buka Registrasi...
DADA Buka Registrasi RUPST 19 Juni, Siapkan Dividen Rp2 Miliar
1 jam yang lalu
Infografis
Jika Diinvasi Barat,...
Jika Diinvasi Barat, Rusia Pastikan Gunakan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved