Harga Minyak Mentah Dunia Tersandung Pelemahan Ekspor China

Senin, 09 Desember 2019 - 10:09 WIB
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Tersandung Pelemahan Ekspor China
A A A
TOKYO - Harga minyak mentah dunia pada perdagangan awal pekan, Senin (9/12/2019) setelah data ekspor barang dan jasa China secara keseluruhan menyusut untuk menandai pelemahan empat bulan beruntun. Hal ini mengirim pasar jatuh semakin dalam usai permintaan global masih dibayangi perang dagang Amerika Serikat (AS) dan China yang tak kunjung usai.

Dilansir Reuters hari ini, harga minyak Brent mengalami penurunan 33 sen atau 0,5% menjadi USD64,06 per barel pada pukul 00.55 GMT. Sebelumnya pada minggu lalu, harga minyak patokan internasional mendapatkan tambahan sekitar 3% ditopang oleh kabar bahwa OPEC beserta sekutunya bakal memperdalam pengurangan produksi yang telah disepakati sejak awal tahun.

Sementara harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas Intermediate tercatat lebih rendah 37 sen yang setara dengan 0,6% ke posisi USD58,85 per barel. Tekanan hari ini berbanding terbalik dengan kinerja pekan kemarin dengan peningkatan sekira 7% seiring prospek produksi yang lebih rendah dari OPEC +, sebutan bagi organisasi negara pengekspor minyak (OPEC) dan produsen terkait termasuk Rusia.

Sentimen negatif di awal pekan muncul setelah data pabean yanh dirilis pada hari Minggu menunjukkan ekspor dari ekonomi terbesar kedua di dunia pada bulan November jatuh 1,1% dari tahun sebelumnya. Hal meleset jauh dari harapan analis untuk peningkatan 1% dalam jajak pendapat Reuters. Pelemahan tercatat, saat impor minyak mentah China melonjak hingga mencapai rekor.

Sedangkan data ekspor yang kendur merupakan "korban" dari perang perdagangan yang berlarut-larut, menurut Stephen Innes kepala strategi pasar Asia di AxiTrader. Washington dan Beijing telah mencoba untuk menyepakati kesepakatan perdagangan yang akan mengakhiri perang tarif, tapi pembicaraan tidak juga mencapai titik temu yang sudah berlangsung selama berbulan-bulan dengan menyisakan beberapa rincian.

Penurunan di Senin sedikit tertahan dengan harapan produsen yang tergabung dalan OPEC+ bakal meneruskan kebijakan. Pada hari Jumat, kemarib para produsen sepakat untuk memperdalam pemotongan produksi mereka dari 1.200.000 barel per hari (BPD) menjadi 1.700.000 BPD yang mewakili sekitar 1,7% dari produksi global. Namun, produksi AS telah melonjak sejak pengurangan produksi diperkenalkan OPEC + pertama kali pada 2017.

Hal itu sebagai upaya untuk menekan banjir pasokan yang telah lama menekan harga. Output telah meningkat bahkan ketika jumlah rig telah jatuh, mencerminkan ekstraksi sumur lebih efisien. Perusahaan Jasa energi Baker Hughes mengatakan dalam laporan pengeboran yang diawasi setiap minggu pada hari Jumat bahwa jumlah rig AS jatuh dalam seminggu hingga 6 Desember.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sidang Dakwaan Kasus...
Sidang Dakwaan Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Merosot Makin Dalam Saat Eropa Kembali Lockdown
Berita Terkini
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
18 menit yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
1 jam yang lalu
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
1 jam yang lalu
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
2 jam yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
2 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved