Bea Masuk Impor Barang Diturunkan, Menko Airlangga: Belum Ada Kesepakatan

Rabu, 18 Desember 2019 - 12:21 WIB
Bea Masuk Impor Barang...
Bea Masuk Impor Barang Diturunkan, Menko Airlangga: Belum Ada Kesepakatan
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, penurunan batas bea masuk barang impor melalui platform belanja daring (e-commerce) masih belum ada kesepakatan. Pasalnya, ada beberapa tarif batas bea masuk yang harus dihitung kembali.

Salah satunya adalah penurunan bea masuk paltform belanja online dan pajak dalam rangka impor (PDRI) atas barang kiriman sebesar USD50 per orang per hari yang masih belum diputuskan.

"Kalau e-commerce berbasis pada transaksinya berapa, apakah 50 dolar AS, itu belum ada kesepakatan untuk transaksi global," ujar Airlangga di Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengkaji regulasi mengenai bea masuk barang impor melalui melalui platform belanja daring (e-commerce). Sri Mulyani berencana menurunkan batas nilai barang impor melalui e-commerce yang bebas bea masuk.

Adapun saat ini pemerintah membebaskan (de minimis value) bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PDRI) atas barang kiriman sebesar USD75 per orang per hari.

Modus tersebut dilakukan sehingga barang yang diimpor melalui e-commerce terebut tak kena pajak dan bea masuk. Karena itu, Menkeu akan merevisi nilai harga barang yang kena bea masuk. Langkah ini akan dikoordinasikan bersama dengan Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Pihaknya akan memperketat penjualan online untuk mencegah penyelundupan barang ilegal. Hal ini ditekankan agar tidak mengganggu penerimaan pajak Indonesia.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini Dia 7 Barang Impor...
Ini Dia 7 Barang Impor yang Bakal Kena Pajak 200%
Pengusaha Minta Aturan...
Pengusaha Minta Aturan Pajak Pakaian Impor Dikaji Ulang
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
APLE Usulkan Solusi...
APLE Usulkan Solusi Menghilangkan Predatory Pricing Barang Impor
Pedagang Pakaian Bekas...
Pedagang Pakaian Bekas Blak-blakan: Memang Kami Salah, Selama Ini Beli dari Cukong
Akumindo Tegaskan E-Commerce...
Akumindo Tegaskan E-Commerce Bukan Penyebab Banjir Barang Impor
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
9 jam yang lalu
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
9 jam yang lalu
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
10 jam yang lalu
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
10 jam yang lalu
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
11 jam yang lalu
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved