Usai Dibuka Jokowi, IHSG Sesi I Balik Melemah Saat Rupiah Terpeleset
Kamis, 02 Januari 2020 - 13:13 WIB
Usai Dibuka Jokowi, IHSG Sesi I Balik Melemah Saat Rupiah Terpeleset
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga sesi perdagangan siang, Kamis (2/1/2020) berbalik melemah setelah pada pembukaan perdana tahun baru sempat menanjak naik setelah resmi dibuka Presiden Joko Widodo (Jokowi). Penyusutan bursa saham Tanah Air mengiringi kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang juga terpeleset ke zona merah.(Baca Juga: Jokowi Buka Perdagangan Saham 2020, IHSG Merekah ke Level 6.308 )
Tercatat pada sesi I, IHSG kehilangan -28.43 atau -0.45% menjadi 6.271,11 usai pagi tadi sempat meningkat dengan tambahan 8,860 poin ke level 6.308,40. Sebelumnya pada penutupan terakhir di 2019 yakni Senin (30/12), IHSG bertengger di posisi 6.299,54.
Adapun nilai transaksi bursa Indonesia pada sesi siang pertama tahun 2020 tercatat sebesar Rp1,81 triliun dengan 2,59 miliar saham diperdagangkan. Transaksi bersih asing minus Rp52,48 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp500,81 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp448,33 miliar. Tercatat 167 saham naik, 238 turun dan 170 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Kedawung Setia Industrial Tbk. (KDSI) dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA). Sementara, saham-saham dengan pelemahan yakni PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA), PT Astra International Tbk. (ASII) serta PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI) . (MREI).
Di sisi lain pada pasar mata uang nilai tukar rupiah masih tak berdaya, dimana menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.898 per USD atau lebih rendah dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.863/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.865 hingga Rp14.002/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.900/USD atau menyusut dari penutupan sebelumnya di posisi Rp13.865/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.878-Rp13.901/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini tergelincir ke level Rp13.899/USD. Rupiah terlihat sedikit lebih rendah dibandingkan penutupan kemarin pada akhir 2019 di level Rp13.885/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan pada zona hijau di level Rp13.895/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah bangkit dari posisi sebelumnya Rp13.901/USD.
Tercatat pada sesi I, IHSG kehilangan -28.43 atau -0.45% menjadi 6.271,11 usai pagi tadi sempat meningkat dengan tambahan 8,860 poin ke level 6.308,40. Sebelumnya pada penutupan terakhir di 2019 yakni Senin (30/12), IHSG bertengger di posisi 6.299,54.
Adapun nilai transaksi bursa Indonesia pada sesi siang pertama tahun 2020 tercatat sebesar Rp1,81 triliun dengan 2,59 miliar saham diperdagangkan. Transaksi bersih asing minus Rp52,48 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp500,81 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp448,33 miliar. Tercatat 167 saham naik, 238 turun dan 170 saham mendatar.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Kedawung Setia Industrial Tbk. (KDSI) dan PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk. (ABDA). Sementara, saham-saham dengan pelemahan yakni PT Map Aktif Adiperkasa Tbk. (MAPA), PT Astra International Tbk. (ASII) serta PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI) . (MREI).
Di sisi lain pada pasar mata uang nilai tukar rupiah masih tak berdaya, dimana menurut Yahoo Finance, rupiah pada perdagangan sesi I berada di posisi Rp13.898 per USD atau lebih rendah dari posisi penutupan sebelumnya Rp13.863/USD. Rupiah bergerak pada kisaran level Rp13.865 hingga Rp14.002/USD.
Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini berada pada level Rp13.900/USD atau menyusut dari penutupan sebelumnya di posisi Rp13.865/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.878-Rp13.901/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan, rupiah siang ini tergelincir ke level Rp13.899/USD. Rupiah terlihat sedikit lebih rendah dibandingkan penutupan kemarin pada akhir 2019 di level Rp13.885/USD.
Menurut data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, menunjukkan rupiah siang ini tertahan pada zona hijau di level Rp13.895/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah bangkit dari posisi sebelumnya Rp13.901/USD.
(akr)
Lihat Juga :