Harga Minyak Dunia Melompat USD1 di Tengah Serangah Udara AS ke Irak
Jum'at, 03 Januari 2020 - 11:24 WIB
Harga Minyak Dunia Melompat USD1 di Tengah Serangah Udara AS ke Irak
A
A
A
SINGAPURA - Harga minyak mentah dunia melonjak lebih dari USD1 pada perdagangan, Jumat (3/1/2019) setelah serangan udara Amerika Serikat (AS) ke Baghdad Irak yang menewaskan Jenderal Iran. Hal itu menimbulkan kekhawatiran bahwa ketegangan Timur Tengah bakal memanas yang dampaknya bisa mengganggu pasokan minyak.
Seperti dilansir Reuters, harga minyak patokan Brent berada pada posisi USD67,48 per barel atau meningkat USD1,23 yang setara 1,86% pada pukul 02.02 GMT. Sedangkan harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas Intermediate (WTI) meningkat USD1,03 atau 1,68% menjadi USD62,21 per barel.
"Risiko sisi suplai tinggi di Timur Tengah dan kita bisa melihat ketegangan terus meningkat antara AS dan milisi yang didukung Iran di Irak," ujar Edward Moya selaku analis di OANDA.
Sebuah serangan udara di Bandar Udara Internasional Baghdad pada hari Jumatt elah menewaskan Mayor Jenderal Iran Qassim Soleimani, kepala Pasukan Quds elit, dan komandan milisi Irak abu Mahdi Al-Muhandis. Hal ini seperti disampaikan seorang juru bicara milisi Irak kepada Reuters.
Pentagon kemudian mengkonfirmasi bahwa serangan udara AS tersebut telah menewaskan Soleimani. Kenaikan harga minyak juga didorong oleh kebijakan bank sentral China yang mempersiapkan stimulus untuk menopang perekonomian Negeri Tirai Bambu yang sedang melambat.
Seperti dilansir Reuters, harga minyak patokan Brent berada pada posisi USD67,48 per barel atau meningkat USD1,23 yang setara 1,86% pada pukul 02.02 GMT. Sedangkan harga minyak mentah berjangka AS yakni West Texas Intermediate (WTI) meningkat USD1,03 atau 1,68% menjadi USD62,21 per barel.
"Risiko sisi suplai tinggi di Timur Tengah dan kita bisa melihat ketegangan terus meningkat antara AS dan milisi yang didukung Iran di Irak," ujar Edward Moya selaku analis di OANDA.
Sebuah serangan udara di Bandar Udara Internasional Baghdad pada hari Jumatt elah menewaskan Mayor Jenderal Iran Qassim Soleimani, kepala Pasukan Quds elit, dan komandan milisi Irak abu Mahdi Al-Muhandis. Hal ini seperti disampaikan seorang juru bicara milisi Irak kepada Reuters.
Pentagon kemudian mengkonfirmasi bahwa serangan udara AS tersebut telah menewaskan Soleimani. Kenaikan harga minyak juga didorong oleh kebijakan bank sentral China yang mempersiapkan stimulus untuk menopang perekonomian Negeri Tirai Bambu yang sedang melambat.
(akr)
Lihat Juga :