Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kementan Kembangkan Lahan Kering di NTT

Rabu, 08 Januari 2020 - 23:57 WIB
Tingkatkan Ketahanan...
Tingkatkan Ketahanan Pangan, Kementan Kembangkan Lahan Kering di NTT
A A A
JAKARTA - Pemerintah akan mengembangkan lahan kering di Nusa Tenggara Timur (NTT). Hal tersebut disampaikan Direktur Pembiayaan Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Indah Megawati.

Dia mengatakan, pertanian merupakan salah satu perhatian utama pemerintah. Suatu negara akan kuat, bila kebutuhan pangan masyarakatnya terpenuhi.

"Wilayah NTT ini lahan keringnya dominan, selama ini pemerintah selalu fokus di lahan basah, tapi sekarang ini mulai beralih untuk melihat lahan kering," ujar Indah dalam keterangan persnya, Rabu (8/1/2020).

Untuk itu, digelar diskusi dengan pihak-pihak terkait Provinsi NTT, yakni Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Yohanis Oktovianus, Kepala Dinas Peternakan Dani Suhadi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan NTT Ganef Wurgiyanto.

"Diskusi ini dibutuhkan sehingga arah dan kebijakan pengelolaan lahan kering bisa terwujud. Petani kecil harus dibiayai, selama ini mereka jadi obyek. Tapi, kita balik sebagai subjek sehingga mereka bisa mengusahakan usaha tani mereka dengan baik demi meningkatkan ekonomi," kata Indah.

Dia mengakui, petani juga takut ke perbankan atau ke bank. Karena, jika datang ke bank pasti yang ditanyai pertama adalah jaminan.

"Karena itu, kita harus jembatani agar petani bisa berusaha dan bersama dengan lembaga pembiayaan. Kita bisa memberikan pembiayaan yang murah dan mudah. Ini demi mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern," ujarnya.

Indah menambahkan, sektor pertanian tahun ini mempunyai alokasi dana KUR sebesar Rp50 triliun. Sementara untuk NTT sendiri, alokasi dana KUR untuk tahun 2020 sebesar Rp1 triliun.

"Kami berharap petani di NTT memanfaatkan dana KUR ini untuk mengembangkan pertanian. Termasuk untuk pengelolaan lahan kering yang ada," kata Indah.

Anggota Komisi IV DPR, Yohanis Fransikus Lema, menyatakan dalam upaya ini semua pihak harus terlibat untuk memberi kontribusi dalam pengembangan pertanian lahan kering.

"Saat rapat bersama Menteri saya sudah bicara soal lahan kering dan saat itu mendapat respon dari pak Menteri," ujarnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penyuluh Kunci Sukses...
Penyuluh Kunci Sukses Pembangunan Pertanian Berkelanjutan
BPS: Data Tunggal Produksi...
BPS: Data Tunggal Produksi Pangan Nasional Telah Digunakan
Jaga Ketersediaan Pangan,...
Jaga Ketersediaan Pangan, Penyuluh dan Petani Bantaeng Lakukan Percepatan Tanam
Kepala BPPSDM Kementan...
Kepala BPPSDM Kementan Ajak Jaga Ketahanan Pangan dengan Percepatan Tanam
Pastikan Pangan Tetap...
Pastikan Pangan Tetap Tersedia, Petani di Bima Percepat Tanam
Pengembangan Food Estate...
Pengembangan Food Estate Demi Jadikan Provinsi Kalteng Lumbung Pangan
Berita Terkini
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
1 jam yang lalu
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
2 jam yang lalu
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
3 jam yang lalu
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
4 jam yang lalu
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
13 jam yang lalu
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
15 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved