Luhut Kawal Potensi Investasi Miliaran Dolar dari Investor AS
Jum'at, 10 Januari 2020 - 13:38 WIB
Luhut Kawal Potensi Investasi Miliaran Dolar dari Investor AS
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan hari ini menemui CEO International Development Finance Corporation (DFC) Adam Boehler di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Pertemuan tersebut ditujukan untuk membahas proyek-proyek kerja sama antara Indonesia dan DFC yang nilainya bisa mencapai miliaran dolar AS.
"Kita baru diskusi dengan CEO DFC, yang punya fund sekarang ini kira-kira USD60 miliar, tapi bisa lebih ke USD200 miliar, bisa juga lebih ke triliunan USD," ucap Luhut di Jakarta, Jumat (10/1/2020).
Ia menerangkan bahwa AS memiliki komitmen untuk berinvestasi di beberapa proyek di Indonesia. Tak hanya AS, menurut Luhut, proyek-proyek besar yang ada saat ini dapat juga diberikan kepada negara lain sebagai proyek kerja sama dengan Jepang, dan Australia.
"Tadi kami sudah diskusi di beberapa proyek untuk segera dimulai. Tim kami saat ini masih bekerja di atas. Mereka mungkin masuk toll road di Jawa, mungkin juga masuk di toll road Sumatera, mungkin di turisme, mungkin nanti dengan sovereign wealth fund, kita juga nanti bisa bersama Jepang, Australia, Amerika, dan yang lain," ungkap Luhut.
Ia menekankan komitmen investor asal Amerika ini berpotensi menghasilkan investasi miliaran dolar. Luhut memastikan bahwa timnya telah bekerja untuk mengurusi peluang kerja sama tersebut.
"Jadi komitmen mereka ini multi billion dollars, investasinya di Indonesia. Saya kira itu semua, tim sekarang sudah mulai, working teams sudah langsung bekerja untuk proyek-proyek tadi," imbuhnya.
"Kita baru diskusi dengan CEO DFC, yang punya fund sekarang ini kira-kira USD60 miliar, tapi bisa lebih ke USD200 miliar, bisa juga lebih ke triliunan USD," ucap Luhut di Jakarta, Jumat (10/1/2020).
Ia menerangkan bahwa AS memiliki komitmen untuk berinvestasi di beberapa proyek di Indonesia. Tak hanya AS, menurut Luhut, proyek-proyek besar yang ada saat ini dapat juga diberikan kepada negara lain sebagai proyek kerja sama dengan Jepang, dan Australia.
"Tadi kami sudah diskusi di beberapa proyek untuk segera dimulai. Tim kami saat ini masih bekerja di atas. Mereka mungkin masuk toll road di Jawa, mungkin juga masuk di toll road Sumatera, mungkin di turisme, mungkin nanti dengan sovereign wealth fund, kita juga nanti bisa bersama Jepang, Australia, Amerika, dan yang lain," ungkap Luhut.
Ia menekankan komitmen investor asal Amerika ini berpotensi menghasilkan investasi miliaran dolar. Luhut memastikan bahwa timnya telah bekerja untuk mengurusi peluang kerja sama tersebut.
"Jadi komitmen mereka ini multi billion dollars, investasinya di Indonesia. Saya kira itu semua, tim sekarang sudah mulai, working teams sudah langsung bekerja untuk proyek-proyek tadi," imbuhnya.
(fjo)
Lihat Juga :