Ekonomi Nasional Dinilai Minim Terpapar Perlambatan Global

Selasa, 21 Januari 2020 - 14:08 WIB
Ekonomi Nasional Dinilai...
Ekonomi Nasional Dinilai Minim Terpapar Perlambatan Global
A A A
JAKARTA - Dana Moneter Internasional (IMF) dalam proyeksi terbarunya menyatakan, pertumbuhan ekonomi negara-negara yang masuk dalam ASEAN 5 (Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan Vietnam) akan cenderung terjaga tahun ini. Hal ini dikarenakan adanya rebound pasca kesepakatan trade war fase 1, antara Amerika Serikat (AS) dan China.

Untuk Indonesia, baik IMF, WB dan beberapa lembaga lain memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional di tahun 2020 pada level moderat, yakni 5,1%. Angka tersebut sedikit lebih baik dibanding realisasi 2019.

"Proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tersebut cukup tinggi di tengah koreksi PE dunia, lantaran perekonomian RI relatif terisolasi (terdampak terbatas) dari efek tekanan eksternal (trade war, Brexit, dan risiko geopolitik). Ini karena Indonesia tidak termasuk dominant player di kancah perdagangan global," ujar Ekonom BNI Ryan Kiryanto kepada SINDOnews di Jakarta, Selasa (21/1/2020)

Sambung dia menerangkan, Indonesia tidak terlalu terlibat aktif dalam rantai pasokan global (global supply chain) sehingga relatif terpapar minimal dari perlambatan ekonomi global. Ini berbeda dengan beberapa negara eksportir dominan (Cina, Korsel, Jepang, AS) yang terdampak lebih besar karena perlambatan ekonomi global, apapun penyebabnya.

"Keberuntungan Indonesia adalah memiliki modal besar berupa pasar domestik yang terjaga kuat dengan kontribusi konsumsi rumah tangga (KRT) sekitar 56-57% terhadap total PDB Indonesia," jelasnya.

Sebagai informasi, IMF sempat menurunkan angka proyeksi pertumbuhan ekonomi untuk Indonesia dan Thailand lantaran kinerja ekspor yang diproyeksi juga berpengaruh terhadap permintaan domestik. Sementara secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi global tahun ini diproyeksi sebesar 3,3%. Sementara untuk tahun 2019 dan 2021 masing-masing sebesar 2,9% dan 3,4%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Indonesia Butuh Rp47.587,3...
Indonesia Butuh Rp47.587,3 Triliun untuk Pertumbuhan Ekonomi 8%
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Sulawesi Selatan Kuartal I Tahun 2024
Dorong Industri Event...
Dorong Industri Event untuk Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Berita Terkini
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
20 menit yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
44 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
1 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
1 jam yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
1 jam yang lalu
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved