IHSG Diprediksi Menghijau, Cermati Enam Saham Ini
Jum'at, 24 Januari 2020 - 07:32 WIB
IHSG Diprediksi Menghijau, Cermati Enam Saham Ini
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan,Jumat hari ini diprediksi melanjutkan penguatan, dimana MACD mulai membentuk pola dead cross di area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI mulai berhasil membentuk pola golden cross.
"Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujar Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Jumat (24/1/2020).
Sebelumnya pada perdagangan, Kamis kemarin tercatat IHSG berakhir menguat 15,76 Poin untuk melengkapi tren penguatan sepanjang hari. Hingga akhir sesi, IHSG tercatat meningat lebih tinggi dengan dorongan 15,76 poin atau 0,25% menjadi 6.249,21
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia, Kmis sore ini tercatat sebesar Rp6,32 triliun dengan 8,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp292,89 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp2,45 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,16 triliun. Tercatat sebesar 202 saham menguat, 242 melemah dan 155 stagnan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1.ADHI
Terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1080 – 1100, dengan target harga secara bertahap di level 1125, 1145, 1230, 1315 dan 1400. Support: 1060.
2. ANTM
Terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 755 – 780, dengan target harga secara bertahap di level 795, 845, 915, 1075 dan 1235. Support: 755.
3. ASRI
T erlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada level 210 – 214, dengan target harga secara bertahap di level 220 dan 230. Support: 200.
4. BBTN
Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 2000 – 2030, dengan target harga secara bertahap di level 2085, 2115, 2145, 2250 dan 2350. Support: 1980 & 1945.
5. BSDE
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1170 – 1210, dengan target harga secara bertahap di level 1265, 1310, 1500, 1690 and 1880. Support: 1120.
6.CTRA
Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 980 – 1000, dengan target harga secara bertahap di level 1020, 1065, 1125, 1260 dan 1395. Support: 960 & 920.
"Di sisi lain, terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance," ujar Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Jumat (24/1/2020).
Sebelumnya pada perdagangan, Kamis kemarin tercatat IHSG berakhir menguat 15,76 Poin untuk melengkapi tren penguatan sepanjang hari. Hingga akhir sesi, IHSG tercatat meningat lebih tinggi dengan dorongan 15,76 poin atau 0,25% menjadi 6.249,21
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia, Kmis sore ini tercatat sebesar Rp6,32 triliun dengan 8,87 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp292,89 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp2,45 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,16 triliun. Tercatat sebesar 202 saham menguat, 242 melemah dan 155 stagnan.
Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:
1.ADHI
Terlihat pola inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 1080 – 1100, dengan target harga secara bertahap di level 1125, 1145, 1230, 1315 dan 1400. Support: 1060.
2. ANTM
Terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 755 – 780, dengan target harga secara bertahap di level 795, 845, 915, 1075 dan 1235. Support: 755.
3. ASRI
T erlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada level 210 – 214, dengan target harga secara bertahap di level 220 dan 230. Support: 200.
4. BBTN
Terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area 2000 – 2030, dengan target harga secara bertahap di level 2085, 2115, 2145, 2250 dan 2350. Support: 1980 & 1945.
5. BSDE
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish engulfing line candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. “Akumulasi Beli” pada area level 1170 – 1210, dengan target harga secara bertahap di level 1265, 1310, 1500, 1690 and 1880. Support: 1120.
6.CTRA
Terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 980 – 1000, dengan target harga secara bertahap di level 1020, 1065, 1125, 1260 dan 1395. Support: 960 & 920.
(akr)
Lihat Juga :