Rupiah Terlalu Perkasa, Gubernur BI Tak Segan Ubah Haluan

Senin, 27 Januari 2020 - 18:53 WIB
Rupiah Terlalu Perkasa,...
Rupiah Terlalu Perkasa, Gubernur BI Tak Segan Ubah Haluan
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, tidak segan untuk mengerahkan nilai tukar rupiah sesuai dengan fundamental dan mekanisme pasar. Hal ini akan dilakukan apabila kurs rupiah terus menguat terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang tercatat berada dalam kisaran Rp13.606,5 per dolar AS.

"Kami yakinkan kalau rupiah menguat terlalu jauh dan engga berdampak terhadap ekonomi, kami enggak segan-segan mengarahkan nilai tukar sesuai dengan fundamental, mekanisme pasar, dan stabil," ujar Perry di Jakarta, Senin (27/1/2020).

Lebih lanjut Ia menekankan, hingga saat ini penguatan rupiah masih berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi. Posisi nilai tukar rupiah sendiri di target pemerintah dalam APBN 2020 berada di kisaran Rp14.400/USD.

Perry mengungkapkan, penguatan rupiah sejauh ini mendorong impor karena kebutuhan dalam negeri sebagian besar kandungan impor cukup tinggi serta berdampak ke investasi dalam negeri. "Produksi dalam negeri juga seperti alat kesehatan ada kandungan impor tinggi, penguatan rupiah dorong produksi dalam negeri ekspor dan penggunaan dalam negeri dan dorong investasi," jelasnya

Sambung dia menambahkan, penguatan rupiah akan berdampak ke penerimaan eksportir namun volume bagus dan harga komoditas juga bagus. "Memang penerimaan rupiah akan rendah kalo ekspor komoditas tapi jika ekspor manufaktur justru akan meningkat sebab biaya produksi lebih rendah dan kompetitif. Oleh karena itu ekspor elektronik garment, komoditas mesin meningkat," papar Perry.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Menguat 1,21%,...
Rupiah Menguat 1,21%, Bos BI: Lebih Perkasa dari Peso Filipina dan Baht Thailand Cs
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD,...
Rupiah Sentuh Rp15.533/USD, Gubernur BI Sebut Lebih Kuat Dibanding Peso, Rupee dan Baht
Rupiah Tembus Rp16.420...
Rupiah Tembus Rp16.420 per USD, Bos BI Ungkap Apa yang Terjadi
Gubernur BI: Rupiah...
Gubernur BI: Rupiah Terus Menguat Kalahkan Malaysia, Filipina dan Thailand
Rupiah Ambles Tembus...
Rupiah Ambles Tembus Rp17 Ribu, Perry Warjiyo Blak-blakan Soal Strategi Intervensi BI
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah...
7 Jurus BI Kuatkan Rupiah usai Terkapar di Rp17.425, Pembelian Dolar Diperketat
Berita Terkini
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
53 menit yang lalu
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
11 jam yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
11 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
12 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
12 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
12 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved