Dukung Pembangunan Pariwisata, Warga Luwuk dan Diaspora Bentuk UKM

Selasa, 28 Januari 2020 - 15:01 WIB
Dukung Pembangunan Pariwisata,...
Dukung Pembangunan Pariwisata, Warga Luwuk dan Diaspora Bentuk UKM
A A A
JAKARTA - Masyarakat Luwuk dan Lengko Lolok di Desa Satar Punda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur, NTT bersama warga Diaspora yang menyebar di berbagai tempat di Tanah Air, kompak membentuk kelompok Usaha Kecil Menengah (UKM). Kelompok UKM ini akan bergerak di bidang perikanan tambak dengan konsep agrowisata.

Koordinator warga Luwuk Diaspora Jakarta, Maxi Rambung mengatakan, gagasan pembentukan UKM sudah lama disiapkan baik oleh warga Luwuk yang ada di perantauan juga yang tinggal di kampung. Saat ini baru dibentuk karena momennya sudah pas untuk dimulai. Sebab, infrastruktur pendukung seperti jalan trans utara Flores dan listrik saat ini nyaris rampung.

Maxi Rambung menjelaskan, ada tiga hal mengapa UKM dibentuk. Pertama, Luwuk memiliki kawasan luas yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya udang dan ikan bandeng. Kedua, seluruh pesisir utara Flores memiliki potensi wisata taman laut yang indah namun belum terekspos.

"Luwuk akan menjadi salah satu titik perhentian dari lalu lintas wisatawan ke depan. Karena itu UKM akan mengembangkan agrowisata, di mana di atas lahan tambak akan dibangun spot edukasi," kata Maxi Rambung dalam rilis yang diterima SINDOnews, Selasa (28/01).

Ketiga, lanjutnya, UKM lebih cocok dengan masyarakat luwuk yang rerata penghasilan rendah. "Semua warga akan menjadi anggota UKM dan mereka akan merasakan hasil usaha sendiri".

UKM yang dibentuk warga, sambungnya, sejalan dengan visi pembangunan pemerintahan Jokowi di bidang pariwisata yang diperkuat Gubernur NTT Victor Laiskodat saat ini. Dengan ditetapkannya Labuan Bajo sebagai destinasi prioritas oleh Presiden Jokowi, maka seluruh Flores harus mendukung dengan menyiapkan titik-titik persinggahan yang unik, atraktif, edukatif, dan ramah lingkungan.

Maxi Rambung menyayangkan jika pmerintah daerah, khususnya bupati sedaratan Flores tidak kreatif dan tidak tanggap terhadap visi pembangunan Jokowi di bidang pariwisata. Menurutnya, pemda sudah salah langkah jika mendukung rezim pertambangan yang justru bertentangan dengan visi pariwisata.

"Luwuk adalah daerah potensi wisata, maka yang didorong adalah pengembangan potensi wisata, bukan tambang. Kami berharap, dengan dibentuknya UKM ini, pemerintah daerah ikut mendukung. Misalnya menyiapkan fasilitas pelatihan jika kami butuhkan".
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dorong Potensi Pariwisata,...
Dorong Potensi Pariwisata, Bakti Kominfo Bangun Fasilitas Internet di Daerah
Wacana Reshuffle Mengemuka,...
Wacana Reshuffle Mengemuka, Kinerja Kementerian Dinilai Perlu Ditingkatkan
Jokowi Ingin Ada Perlindungan...
Jokowi Ingin Ada Perlindungan Sosial bagi Pekerja Sektor Pariwisata
Yakin Tahun Depan Pariwisata...
Yakin Tahun Depan Pariwisata Booming, Jokowi: Semua Orang Ingin Keluar
Istana Klaim Kementerian...
Istana Klaim Kementerian Prabowo-Gibran Lebih Ramping Dibandingkan Era Jokowi
Perombakan Kabinet Dinilai...
Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional
Berita Terkini
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
3 menit yang lalu
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
43 menit yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
1 jam yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
2 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
2 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved