IHSG Ditutup Ambruk 1,94% Jadi 5.940 Saat Bursa Asia Mixed

Jum'at, 31 Januari 2020 - 16:51 WIB
IHSG Ditutup Ambruk...
IHSG Ditutup Ambruk 1,94% Jadi 5.940 Saat Bursa Asia Mixed
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Jumat (31/1/2020) ditutup melanjutkan tren pelemahan untuk kemudian semakin terpuruk sangat dalam ke zona merah. IHSG menutup pekan ini ambruk -117,55 poin atau setara dengan kehilangan -1,94% menjadi 5.940,05.

Raihan bursa saham Tanah Air melanjutkan tren negatif sejak pembukaaan pagi tadi, dimana IHSG merosot ke posisi 5.987,53 atau turun 70,070 poin yang setara 1,157%. Angka itu jauh lebih rendah dari penutupan Kamis (30/1), kemarin tang bertengger pada level 6.057,60.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,09 triliun dengan 9,66 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,85 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp4,01 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,16 triliun. Tercatat sebesar 122 saham menguat, 342 melemah dan 122 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) naik Rp155 menjadi Rp1.720, PT Gudang Garam Tbk. (GGRM) bertambah Rp75 menjadi Rp55.775 dan PT. Barito Pacific Tbk. (BRPT) melonjak Rp65 ke posisi Rp1.305.

Sedangkan saham-saham dengan pelemahan yakni PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp275 menjadi Rp6.350, PT Meta Epsi Tbk. (MTPS) menyusut Rp-108 menjadi Rp432 serta PT Kedawung Setia Industrial Tbk. (KDSI) lebih rendah Rp-100 menjadi Rp1.050.

Di sisi lain pasar saham Asia berakhir mixed pada perdagangan, Jumat saat ketakutan wabah virus corona di China terus membebani investor dan menjadi sentimen negatif bagi pasar. WHO telah menyatakan sebagai situasi darurat kesehatan global atas wabah virus corona yang telah menewaskan setidaknya 200 orang di China.

Sementara itu bursa saham Jepang ditutup lebih tinggi, dimana Nikkei 225 menanjak naik 0,99% menjadi 23.205,18 dimana saham Tokyo Electron melompat hingga 2,3%. Indeks Topix juga mendapatkan tambahan 0,58% untuk mengakhiri perdagangan pekan ini di posisi 1.684,44.

Selanjutnya kejatuhan menimpa indeks Kospi di Korea Selatan dengan kejatuhan mencapai 1,35% dan bertengger ke posisi 2.119,01. Hal serupa terjadi pada indeks Hang Seng, Hong Kong yang juga memerah setelah sempat mencetak keuntungan di awal sesi.

Akan tetapi bursa Hong Kong tergelincir hingga terjerembab ke dalam teritori negatif, lewat penurunan 0,52% di level 26.312,63 pada sesi akhir perdagangan. Sedangkan bursa patokan Australia justru menguat dimana S&P/ASX naik 0,13% menjadi 7.017,20. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar jepang tercatat 0,3% lebih rendah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pembatasan Aktivitas...
Pembatasan Aktivitas Diambil Pemerintah, IHSG Ditutup Ambruk 1,17%
181 Saham Melemah Seret...
181 Saham Melemah Seret IHSG di Awal Sesi ke Level 6.083
Kenaikan IHSG Jangka...
Kenaikan IHSG Jangka Pendek, Berpotensi Bergerak di Kisaran 5.944-6.202
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
IHSG Balik Perkasa Pagi...
IHSG Balik Perkasa Pagi Ini, Dibuka Sentuh Level 6.115
Borong 5 Saham Ini di...
Borong 5 Saham Ini di Tengah Tren Menghijau IHSG
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
49 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved