Catatan di Balik Moody's Kukuhkan Peringkat Utang RI

Selasa, 11 Februari 2020 - 14:54 WIB
Catatan di Balik Moodys...
Catatan di Balik Moody's Kukuhkan Peringkat Utang RI
A A A
JAKARTA - Moody's kukuhkan peringkat surat utang pemerintah RI sebagai instrumen yang layak investasi (Investment Grade). Namun Ekonom Core Piter Abudllah mengatakan, peringkat utang yang stabil belum aman karena masih banyak catatan dalam penerimaan negara.

"Moodys Investor seperti diketahui mempertahankan peringkat utang Indonesia dan tidak mengubah outlook peringkat Indonesia. Tapi moodys kasih tiga catatan yaitu, pertama basis penerimaan negara yang sangat lemah sehingga berpotensi membatasi kemampuan pelunasan utang," ujar Piter saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Dia pun melanjutkan catatan kedua yakni, ketergantungan pemerintah pada pembiayaan pasar eksternal sehingga membuat neraca keuangan negara rentan terhadap sentimen investor asing. Ketiga, Indonesia juga dinilai masih memiliki struktur ekonomi yang rentan pada siklus komoditas

"Tiga catatan ini menurut saya menyiratkan tingginya risiko investasi di Indonesia terutama terkait risiko nilai tukar," jelasnya.

Sebagai informasi dalam rilis Bank Indonesia (BI), Lembaga pemeringkat Moodys's Investor Services (Moody's) mengafirmasi peringkat sovereign credit rating Indonesia pada level Baa2/outlook stabil (Investment Grade) pada 10 Februari 2020. Namun dalam assessment Moody's, Indonesia juga menghadapi tantangan dalam metrik kreditnya.

Di sini Moody's kembali memberikan catatannya untuk Indonesia. Potensi pertumbuhan ekonomi Indonesia terhambat oleh aturan dan isu ekonomi struktural lainnya seperti gap pada infrastruktur, sistem aturan atau regulasi yang membebani hingga pasar keuangan domestik yang dangkal.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Prabowo Bakal Tarik...
Prabowo Bakal Tarik Utang Baru Rp781 Triliun di 2026, Ekonom Ungkap Kunci Klaim Aman
Utang Pemerintah Membengkak,...
Utang Pemerintah Membengkak, Februari 2021 Tembus Rp6.361 Triliun
Duh, Beban Utang Pemerintah...
Duh, Beban Utang Pemerintah Sudah Sangat Mengkhawatirkan!
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp7.039 Triliun per April 2025
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia di Triwulan IV 2025 Naik Tembus Rp7.262 Triliun, Ini Porsi Terbesarnya
Fantastis! Utang AS...
Fantastis! Utang AS Capai Rp510 Kuadriliun, Tiap Orang Tanggung Rp1,5 Miliar
Berita Terkini
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
3 menit yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
20 menit yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
26 menit yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
31 menit yang lalu
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
31 menit yang lalu
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
2 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved