Staf Terduga Terinfeksi Virus Corona, Chevron Kirim Pulang 300 Pekerja

Rabu, 26 Februari 2020 - 21:18 WIB
Staf Terduga Terinfeksi...
Staf Terduga Terinfeksi Virus Corona, Chevron Kirim Pulang 300 Pekerja
A A A
LONDON - Perusahaan raksasa minyak, Chevron telah meminta 300 staf mereka yang berkantor di London untuk bekerja dari rumah, sebagai tindakan pencegahan terhadap penyebaran wabah virus corona. Langkah ini diambil Chevron, setelah salah satu stafnya melaporkan gejala seperti flu setelah kembali dari negara tempat virus mematikan itu berasal.

Dilansir BBC, pihak perusahaan menyatakan staf Chevron yang berkantor di Westferry Circus, Canary Wharf untuk saat ini diharuskan terus bekerja dari rumah setelah tes kepada karyawan ditunda. Seperti diketahui virus corona telah menyebar ke seluruh dunia dan menyebabkan jumlah korban tewas di seluruh dunia terus bertambah.

Staf di kantor Canary Wharf memang, dalam kegiatannya terlibat dalam perdagangan produk minyak dan gas hilir. "Chevron terus memantau situasi sangat intens, dengan bantuan serta bimbingan dari otoritas kesehatan internasional dan lokal," bunyi pernyataan perusahaan.

"Perhatian utama kami adalah kesehatan dan keselamatan karyawan, serta kami mengambil tindakan pencegahan untuk mengurangi risiko eksposur terhadap yang lain. Akibatnya, kami telah meminta agar kolega kami, yang berbasis di kantor Westferry Circus, London, bekerja dari rumah untuk saat ini. Ini adalah kebijakan kami untuk tidak memberikan rincian terhadap karyawan," sambung Chevron menerangkan.

Staf akan terus bekerja dari rumah, sementara perusahaan menunggu arahan lanjutan dari dokter. Wabah virus Corona telah menyebabkan gangguan secara luas di seluruh dunia. Infeksi virus corona yang yang dapat menyebabkan penyakit paru-paru parah, dimulai di China dan telah menyebar ke 27 negara lain, termasuk Inggris.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
Bermutasi, Inggris Percaya...
Bermutasi, Inggris Percaya Virus Corona Baru adalah Virus Buatan
Tetap Waspadai Virus...
Tetap Waspadai Virus Corona
Kasus Infeksi Virus...
Kasus Infeksi Virus Corona Afrika Selatan Lampaui Inggris
24.000 Orang Meninggal...
24.000 Orang Meninggal di Inggris Akibat Wabah Corona
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Bela Habis-Habisan,...
Bela Habis-Habisan, Barat akan Kirim >300 Tank ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved