Langkah The Fed Pangkas Suku Bunga Bisa Diikuti BI

Kamis, 05 Maret 2020 - 11:29 WIB
Langkah The Fed Pangkas...
Langkah The Fed Pangkas Suku Bunga Bisa Diikuti BI
A A A
JAKARTA - Ekonom Indef Bhima Yudisthira menilai penurunan suku bunga The Fed (Fed Fund Rate/FFR) sebanyak 50 basis poin akan membuat Bank Indonesia (BI) kembali melonggarkan kebijakannya. Sebagai informasi The Fed alias Bank Sentral Amerika Serikat (AS) telah memangkas suku bunga acuan, sebagai respons terhadap meningkatnya kekhawatiran tentang dampak ekonomi dari wabah virus corona (Covid-19) yang terus menyebar dengan cepat.

Federal Reserve menurunkan suku bunga sebesar 50 basis poin ke kisaran 1% sampai 1,25%. "Penurunan suku bunga the fed tidak berpengaruh secara langsung ke perekonomian Indonesia. Tetapi penurunan tersebut membuka ruang yang lebih lebar bagi Bank Indonesia untuk melonggarkan kebijakan moneternya," ujar Bhima saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Dia pun melanjutkan, Bank Indonesia bisa dengan lebih leluasa menurunkan suku bunga yang sangat diharapkan bisa membantu menahan perlambatan pertumbuhan ekonomi ditengah wabah corona. "Adanya penurunan suku bunga ini diharapkan bisa menstimulus pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Sementara itu, Ekonom Core Piter Abdullah mengatakan bunga acuan AS akan membuat dana asing kembali masuk ke indonesia. Ini disebabkan spread bunga utang Indonesia dengan bunga utang AS smakin lebar.

"Dari spread ini investor diuntungkan. Wajar penurunan bunga acuan AS meningkatkan kinerja IHSG yg naik 2.29% hari ini dan dana asing mencatat nettbuy Rp87.5 miliar," ungkap Piter.

Sambung dia menambahkan, stimulus AS dirasakan ke pasar keuangan Indonesia. Diperkirakan BI akan meniru The Fed dalam memangkas lebih jauh bunga acuan hingga 50 bps pada akhir semester I 2020. "Diperkirakan BI akan meniru The Fed dalam memangkas lebih jauh bunga acuan hingga 50 bps pada akhir semester I 2020," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Membaca Peluang Tipis...
Membaca Peluang Tipis Penurunan Suku Bunga Acuan BI Jelang Tutup Tahun 2025
BI Kerek Suku Bunga...
BI Kerek Suku Bunga Acuan, Bank Diyakini Tak Tergoda Menaikkan Bunga Simpanan atau Kredit
Bank Indonesia Kembali...
Bank Indonesia Kembali Tahan Suku Bunga di Level 3,5%
Ekonom: BI Berpeluang...
Ekonom: BI Berpeluang Lanjutkan Pemangkasan BI Rate hingga 5,50% Akhir 2024
BI Kembali Tahan Suku...
BI Kembali Tahan Suku Bunga Acuan November di Level 4,75%
BI Kembali Pertahankan...
BI Kembali Pertahankan Suku Bunga Acuan Maret 2026 di Level 4,75 Persen
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
5 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
5 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
5 jam yang lalu
Infografis
Waspada! 4 Makanan Ini...
Waspada! 4 Makanan Ini Bisa Picu Kesemutan di Tangan dan Kaki
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved