Rupiah Tak Berdaya di Akhir Sesi Justru Saat USD Mencoba Jauhi Level Terendah

Kamis, 05 Maret 2020 - 17:46 WIB
Rupiah Tak Berdaya di...
Rupiah Tak Berdaya di Akhir Sesi Justru Saat USD Mencoba Jauhi Level Terendah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Kamis (5/3/2020) masih tak berdaya untuk melanjutkan tren negatif sepanjang hari ini. Tren pelemahan kurs rupiah justru terjadi di tengah laju mendatar dolar AS terhadap beberapa mata uang utama lainnya.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah merangkak naik pada level Rp14.170 per USD di akhir sesi atau menyusut dari penutupan sebelumnya Rp14.105/USD. Tekanan terhadap kurs rupiah masih cukup berat menjelang akhir pekan dengan pergerakan pada kisaran Rp14.158 sampai dengan Rp14.177/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga lebih rendah menjadi Rp14.175/USD dari sesi penutupan kemarin yang bertengger di Rp14.112/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.120-Rp14.181/USD.

Sementara berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah hingga sesi sore terlihat menujukkan pelemahan yakni Rp14.165/USD. Raihan tersebut terjadi saat tekanan global masih membayangi pergerakan mata uang Garuda usai kemarin bertengger pada posisi Rp14.153/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau ke posisi Rp14.168 per USD untuk mengakhiri perdagangan dengan sinyal perbaikan. Posisi ini memperlihatkan rupiah naik tipis usai kemarin berada di Rp14.171/USD.

Di sisi lain, dolar AS masih berjuang untuk bergerak maju saat para pelaku pasar terus memantau kelonggaran kebijakan moneter. Dimana salah satunya Federal Reserve alias Bank Sentral AS belum lama ini memangkas suku bunga acuan hingga sebesar 50 basis poin sebagai langkah darurat untuk melindungi perekonomian dari penyebaran virus corona.

Greenback tetap berada di dekat level terendah dalam dua bulan yakni 1,1214 usai jatuh terhadap euro pada perdagangan Selasa, lalu dan pada sesi terakhir terpantau netral di posisi 1,1132 versus mata uang utama lainnya. Sementara itu pelemahan dolar AS terlihat lebih jelas saat menghadapi mata uang safe havens seperti Yen Jepang.

Dollar versus Yen Jepang dalam sesi sebelumnya turun 0,3% pada level 107,28 atau tidak jauh dari posisi terendah lima bulan yakni 106,85 pada hari Rabu, lalu. Rendahnya yields dan prospek ke depan menahan keuntungan dolar, meski data kuat diperlihatkan aktivitas layanan AS dan telah mendorong greenback lebih tinggi terhadap Euro dalam perdagangan Asia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah
Balik Arah, Rupiah Menguat...
Balik Arah, Rupiah Menguat Tipis ke Rp16.251 Sore Ini
Rupiah Tertekan Meski...
Rupiah Tertekan Meski Indeks Dolar AS Melemah
Nilai Tukar Rupiah Melemah...
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Level Rp15.036
Dollar AS Masih Tidak...
Dollar AS Masih Tidak Berdaya, Rupiah Seharusnya Bisa Menguat
Rupiah Lemas di Awal...
Rupiah Lemas di Awal Sesi, Hanya Naik Tipis ke Rp14.907/USD
Berita Terkini
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
10 menit yang lalu
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
23 menit yang lalu
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
38 menit yang lalu
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
1 jam yang lalu
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
1 jam yang lalu
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
1 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved