IHSG Berakhir Merosot ke Level 5.498 Iringi Kejatuhan Bursa Utama Asia
Jum'at, 06 Maret 2020 - 16:45 WIB
IHSG Berakhir Merosot ke Level 5.498 Iringi Kejatuhan Bursa Utama Asia
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Jumat (6/3/2020) ditutup merosot tajam untuk melengkapi keterpurukan sepanjang hari ini. Hingga sesi akhir, IHSG anjlok ke level 5.498,54 dengan pelemahan mencapai sebesar -139,59 poin yang setara dengan -2,48%.
Raihan bursa saham Tanah Air melanjutkan tren negatif sejak pembukaaan pagi tadi, dimana IHSG anjlok 127,430 poin atau 2,26% menjadi 5.510,70. Lalu berlanjut hingga sesi siang dengan kehilangan -121,13 poin atau -2,15% untuk ambruk ke 5.517,00 dibandingkan penutupan Kamis, kemarin pada posisi 5.638,14.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,69 triliun dengan 5,14 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,31 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp3,57 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,26 triliun. Tercatat sebesar 128 saham menguat, 311 melemah dan 138 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Siantar Top Tbk (STTP) naik Rp750 menjadi Rp6.000, PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) bertambah Rp90 menjadi Rp1.090 dan PT. Citra Putra Realty Tbk. (CLAY) melonjak Rp50 ke posisi Rp2.960.
Sedangkan saham-saham dengan pelemahan yakni PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp-375 menjadi Rp5.675, PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) menyusut Rp-325 menjadi Rp11.175 serta PT Indospring Tbk. (INDS) lebih rendah Rp-60 menjadi Rp1.745.
Di sisi lain, bursa saham Asia jatuh lebih dari 2% sepanjang pekan ini saat volatilitas terus mencengkeram pasar di tengah kekhawatiran investor atas wabah virus corona yang telah mengglobal. Indeks Nikkei Jepang menjadi pecundang terbesar usai jatuh 2,72% untuk menutup hari ini pada posisi 20.749,75.
Keterpurukan bursa Jepang saat indeks kelas berat dan saham konglomerat SoftBank Group terjun 6,07%. Indeks Topix juga turun sangat dalam hingga 2,92% untuk mengakhiri perdagangan, Jumat di 1.471,46.
Indeks Kospi, Korea Selatan juga ambruk 2,16% hingga menyentuh level 2.040,22. Sementara Indeks Hang Seng di Hong Kong tergelincir lebih dari 2% pada akhir-akhir perdagangan sebelum penutupan.
Tren pelemahan juga terlihat pada saham daratan China yang dalam perdagangan sore hari, Komposit Shanghai turun 1,21% menjadi 3.034,51 dan Komposit Shenzhen juga tergelincir 0,74% untuk bertengger di 1.915,17. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang jatuh 2,13%.
Raihan bursa saham Tanah Air melanjutkan tren negatif sejak pembukaaan pagi tadi, dimana IHSG anjlok 127,430 poin atau 2,26% menjadi 5.510,70. Lalu berlanjut hingga sesi siang dengan kehilangan -121,13 poin atau -2,15% untuk ambruk ke 5.517,00 dibandingkan penutupan Kamis, kemarin pada posisi 5.638,14.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,69 triliun dengan 5,14 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp1,31 triliun dengan aksi jual asing sebesar Rp3,57 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,26 triliun. Tercatat sebesar 128 saham menguat, 311 melemah dan 138 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Siantar Top Tbk (STTP) naik Rp750 menjadi Rp6.000, PT Panin Sekuritas Tbk. (PANS) bertambah Rp90 menjadi Rp1.090 dan PT. Citra Putra Realty Tbk. (CLAY) melonjak Rp50 ke posisi Rp2.960.
Sedangkan saham-saham dengan pelemahan yakni PT Astra International Tbk. (ASII) turun Rp-375 menjadi Rp5.675, PT Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) menyusut Rp-325 menjadi Rp11.175 serta PT Indospring Tbk. (INDS) lebih rendah Rp-60 menjadi Rp1.745.
Di sisi lain, bursa saham Asia jatuh lebih dari 2% sepanjang pekan ini saat volatilitas terus mencengkeram pasar di tengah kekhawatiran investor atas wabah virus corona yang telah mengglobal. Indeks Nikkei Jepang menjadi pecundang terbesar usai jatuh 2,72% untuk menutup hari ini pada posisi 20.749,75.
Keterpurukan bursa Jepang saat indeks kelas berat dan saham konglomerat SoftBank Group terjun 6,07%. Indeks Topix juga turun sangat dalam hingga 2,92% untuk mengakhiri perdagangan, Jumat di 1.471,46.
Indeks Kospi, Korea Selatan juga ambruk 2,16% hingga menyentuh level 2.040,22. Sementara Indeks Hang Seng di Hong Kong tergelincir lebih dari 2% pada akhir-akhir perdagangan sebelum penutupan.
Tren pelemahan juga terlihat pada saham daratan China yang dalam perdagangan sore hari, Komposit Shanghai turun 1,21% menjadi 3.034,51 dan Komposit Shenzhen juga tergelincir 0,74% untuk bertengger di 1.915,17. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang jatuh 2,13%.
(akr)
Lihat Juga :