Jatuh Tempo Pembayaran Utang Luar Negeri Bikin Cadev Turun

Jum'at, 06 Maret 2020 - 17:11 WIB
Jatuh Tempo Pembayaran...
Jatuh Tempo Pembayaran Utang Luar Negeri Bikin Cadev Turun
A A A
JAKARTA - Cadangan devisa (Cadev) Indonesia pada akhir Februari 2020 yakni sebesar USD130,4 miliar atau sedikit lebih rendah dibandingkan dengan posisi akhir Januari 2020 sebesar USD131,7 miliar. Penurunan Cadev ini menurut Ekonom BNI Ryan Kiryanto dikarenakan jatuh temponya pembayaran kewajiban utang luar negeri (ULN).

"Turunnya cadev karena untuk pembayaran kewajiban utang luar negeri (ULN) pemerintah baik yang jatuh tempo dan cicilannya," ujar Ryan saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Lebih lanjut terang dia dengan posisi cadev sebesar USS130.4 miliar ini masih bagus karena bisa mencukupi kebutuhan 7,7 bulan impor atau 7,4 bulan pemenuhan impor dan ULN. "Ini yang penting masih jauh di atas ambang batas aman dan sehat sebesar 3 bulan impor plus ULN sesuai standar internasional," katanya.

Sambung Ryan, menambahkan Cadev yang menyusut itu juga disebabkan oleh Bank Indonesia (BI) yang berupaya menstabilisasi rupiah dimana belakangan ini tertekan karena faktor eksternal yang dipicu oleh penyebaran virus corona yang cenderung sudah mengglobal.

"BI harus menstabilisasi rupiah yang belakangan ini tertekan karena faktor eksternal yang dipicu oleh penyebaran virus corona yang cenderung sudah mengglobal," jelasnya.

Seperti diketahui investor global telah menarik penempatan dananya di pasar keuangan negara berkembang dan mengalihkan kepada aset keuangan dan komoditas yang dianggap aman seperti UST Bond dan emas. Kondisi ini kemudian menekan pasar keuangan dunia dan memberikan tekanan depresiasi cukup tajam pada banyak mata uang global, termasuk Indonesia.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Penarikan Utang Pemerintah...
Penarikan Utang Pemerintah Dorong Kenaikan Cadangan Devisa
Cadangan Devisa RI Turun...
Cadangan Devisa RI Turun Jadi USD134,9 Miliar, Dipakai Buat Bayar Utang
Dipakai Bayar Utang...
Dipakai Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Mei 2026 Ambles ke USD144,9 Miliar
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD150,2 Miliar, Efek Pemerintah Tambah Utang
Bayar Utang Luar Negeri,...
Bayar Utang Luar Negeri, Cadangan Devisa Turun Tipis
Dikejar Kebutuhan Bayar...
Dikejar Kebutuhan Bayar Utang, Cadangan Devisa Indonesia Mandek
Berita Terkini
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
40 menit yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
50 menit yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
1 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
2 jam yang lalu
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
11 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
12 jam yang lalu
Infografis
Ini Kecanggihan Drone...
Ini Kecanggihan Drone MQ-9 Reaper AS, 11 Unit Telah Ditembak Jatuh Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved