Jaga Stabilitas Pangan, Daerah Wajib Lapor Stok Komoditas Lewat SIPAP

Jum'at, 06 Maret 2020 - 20:11 WIB
Jaga Stabilitas Pangan,...
Jaga Stabilitas Pangan, Daerah Wajib Lapor Stok Komoditas Lewat SIPAP
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) memperkuat Sistem Informasi Perdagangan Antar Provinsi (SIPAP) untuk memantau pasokan komoditas pangan di Indonesia. Hal ini bertujuan agar terjadi pemerataan dan stabilitas harga.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto mengatakan, seluruh provinsi akan melaporkan perkembangan harga komoditas khususnya pangan melalui SIPAP. Tidak hanya harga, setiap provinsi juga wajib melaporkan stok komoditas di wilayahnya.

"Dengan begitu, kita sudah bisa mengambil langkah di provinsi mana yang terjadi kekurangan dan provinsi yang terjadi oversupply," ujarnya di Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Suhanto melanjutkan, adanya sistem ini akan memudahkan penyaluran komoditas ke daerah yang kekurangan. Menurut dia, beberapa daerah umumnya di Indonesia Timur mengeluhkan harga bawang putih dan gula yang sedang naik beberapa hari ini.

Dengan adanya SIPAP, pemerintah pusat bisa meminta pelaku usaha yang surplus untuk mengirim bantuan ke daerah yang kurang. "Misalnya, di Jawa Timur lagi musim panen padi. Sementara di Papua terjadi kekurangan. Kita tinggal kontak Jawa Timur, tolong komunikasikan antara pelaku usaha Jawa Timur dengan pengusaha Papua untuk saling berkirim. Arahnya stabilisasi harga sehingga terjadi pemerataan suplai," jelasnya.

Suhanto menuturkan, sistem ini sebenarnya sudah berjalan namun masih terus dilakukan perbaikan. "Ini kita update terus. Dan kita berikan anggaran ke daerah. Ada biaya operasional mereka, misalnya naik Gojek ke pelabuhan, kan perlu itu untuk update harga. Jadi tidak ada alasan nggak punya anggaran untuk operasional," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tergantung dari Impor,...
Tergantung dari Impor, Harga 4 Bahan Pangan Ini Bakal Naik
Pecah Rekor! Harga Pangan...
Pecah Rekor! Harga Pangan Dunia Meroket hingga 50%
Momentum Kebangkitan...
Momentum Kebangkitan Ekonomi dari Ekspor Komoditas Pertanian
Pemerintah Genjot Produksi...
Pemerintah Genjot Produksi Pangan Lokal Pengganti Komoditas Impor
Wamendag Tingkatkan...
Wamendag Tingkatkan Peran Bappebti dalam Penyediaan dan Stabilisasi Pangan
Korea Utara Krisis Pangan,...
Korea Utara Krisis Pangan, Harga Satu Kilogram Pisang Rp650.000
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
2 jam yang lalu
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
2 jam yang lalu
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
3 jam yang lalu
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
3 jam yang lalu
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
3 jam yang lalu
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
3 jam yang lalu
Infografis
TNI Jaga Kejaksaan,...
TNI Jaga Kejaksaan, Ada Perseteruan Penegak Hukum?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved