UMKM Butuh Ekosistem Bisnis yang Hubungkan dengan Pasar Global

Kamis, 12 Maret 2020 - 02:31 WIB
UMKM Butuh Ekosistem...
UMKM Butuh Ekosistem Bisnis yang Hubungkan dengan Pasar Global
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Teten Masduki, mengatakan UMKM membutuhkan hub atau ekosistem bisnis yang bisa menghubungkan pemasaran produk UMKM ke pasar global. Hub ini tak hanya mencarikan buyers di luar negeri, juga memberikan pendampingan pada UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produknya agar bisa memenuhi selera pasar.

"Saya senang sekali, apa yang saya bayangkan ada hub yang bisa menghubungkan pemasaran produk UMKM dengan pasar global bisa saya temui disini. Jadi saya memberikan apresiasi kepada PT AeXI (Andalan Ekspor Indonesia). Bisnis model semacam ini yang kita perlukan buat UMKM," kata Teten di Jakarta, Rabu (11/3/2020).

Teten menjelaskan, UMKM itu mayoritas skalanya kecil, sehingga ia membutuhkan model bisnis partner yang bisa menjadi agregator, mencarikan buyers maupun menjadi off taker.

"Lebih bagus lagi bila perusahaan hub itu bisa memberikan pelatihan, pendampingan, mengurus perizinan atau legalitas, sehingga UMKM bisa lebih berkonsentrasi pada peningkatan kapasitas volume produk," katanya.

Menkop UKM juga meminta PT AeXI untuk mengembangkan market intelejen, produk apa saja yang menjadi selera pasar global. "Dari hasil market intelejen itu, kita akan kembangkan produk-produk UMKM unggulan yang diminati pasar ekspor," ujar Teten.

Ia menambahkan, saat ini sudah saatnya produk UMKM menembus pasar global. "Pemerintah dan pihak terkait yang concern dengan UMKM seperti PT AeXI menyiapkan infrastrukturnya. Dan semakin banyak yang terlibat semakin bagus. Apalagi Presiden menargetkan pertumbuhan ekspor UMKM ini naik menjadi dua kali lipat pada 2024," pesannya.

Saat ini, kontribusi UMKM terhadap ekspor masih relatif rendah yaitu 14,5%. Sementara negara-negara lain sudah cukup tinggi kontribusi UMKM-nya. Misalnya Malaysia 20%, Korea Selatan 60%, Jepang 55%, dan China 70%. "Padahal jumlah pelaku UMKM kita sangatlah banyak, 64 juta pelaku usaha," kata Teten.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Siapkan Regulasi Pasar...
Siapkan Regulasi Pasar Digital, Menkop UKM: Untuk Lindungi Produk Dalam Negeri dan UKM
Mompreneur Penopang...
Mompreneur Penopang Ekonomi Keluarga di Masa Krisis
Koperasi Harus Jadi...
Koperasi Harus Jadi Solusi Pembiayaan Bagi Pelaku Usaha
Duh, Seluruh Sektor...
Duh, Seluruh Sektor UMKM Terguncang Covid-19 di 2020
Berawal dari Pelatihan,...
Berawal dari Pelatihan, Kini Menjadi Inspirator Kemandirian
Pengusaha: Pemerintah...
Pengusaha: Pemerintah Tidak Bisa Sendirian Menangani UMi
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
2 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
2 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
3 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
3 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
3 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Pejabat Amerika...
Daftar Pejabat Amerika Serikat yang Dilantik dengan Al-Quran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved