Dibayangi Resesi Dampak Virus Corona, Pemerintah Diminta Ambil Sikap

Senin, 16 Maret 2020 - 09:20 WIB
Dibayangi Resesi Dampak...
Dibayangi Resesi Dampak Virus Corona, Pemerintah Diminta Ambil Sikap
A A A
JAKARTA - Sandiaga Uno meminta pemerintah agar bisa mengambil sikap yang tepat dalam menghadapi resesi ekonomi diakibatkan menyebarnya virus Covid-19 atau virus corona.

Mantan calon wakil presiden Sandiaga Uno menuturkan, adanya lockdown yang dilakukan di beberapa negara terkait dengan virus Covid-19 membuat perekonomian global mulai goyah. Diharapkan pemerintah membuat langkah-langkah antisipasi dalam menghadapi krisis ekonomi.

Dia menuturkan, dampak krisis ekonomi global sudah terjadi di beberapa negara. Contohnya, mata uang yuan dan peso mengalami depresiasi. Karena itu, pemerintah perlu menyiapkan langkah-langkah konkret untuk mengantisipasi dampak resesi.

“Tantangan itu harus segera diantisipasi, hadapi, dan dibuat langkah-langkah antisipatif yang benar-benar konkret harus disiapkan sehingga berharap perlambatan pertumbuhan ekonomi dan dampak dari resesi bisa dihindari,” ucapnya dalam acara Opposition Leader Economic Forum di Jakarta, Jumat (13/3/2020).

Menurut dia, cara paling cepat mencegah resesi, yaitu dengan foreign direct investment (FDI) atau penanaman modal asing. Untuk itu, dia meminta pemerintah menyederhanakan regulasi. “Masalah itu ada di internal kita sendiri. Ada kunci kita keluar dari perlambatan ekonomi global itu ada di situ, dan itu bisa memayungi resesi global juga ada di situ,” katanya.

Sandi menuturkan, terkait dengan nasib rakyat di tengah turbulensi ekologis Covid-19 lebih menular daripada flu biasa dan WHO sudah mengumumkan kalau virus ini menjadi pandemik global dan ini menjadi tantangan yang besar. “Virus corona jauh lebih besar dan berbahaya dibandingkan SARS dan MERS COV, karena kedua wabah virus ini belum dikategorikan sebagai global pandemic,” katanya.

Dia menegaskan, dalam kasus ini menjadi salah satu ujian terhadap persatuan bangsa. Musuh kita sekarang berskala NANO sehingga pemerintah pusat dan daerah juga harus kompak dalam menangani kasus ini. “Semua harus bersatu mengatasi ancaman wabah ini sama-sama, tak boleh ada disharmoni, pemerintah harus tampil transparan, dan efektif respons penanganan harus cepat, menahan laju penularan,” katanya. (Sudarsono)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Corona Hantam Seluruh...
Corona Hantam Seluruh Sektor Ekonomi, Wamenkeu: Pemerintah Memang Belum Siap
Dampak COVID-19, Kredit...
Dampak COVID-19, Kredit Macet di Bank Jatim Naik 4,49 Persen
Daftar Negara Resesi...
Daftar Negara Resesi Akibat Corona, Dari Amerika Hingga Spanyol
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
IMF Proyeksikan Resesi...
IMF Proyeksikan Resesi Ekonomi di Afrika pada 2020 Akibat Covid-19
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
2 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
2 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
2 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
3 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
4 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Diminta Buka...
Pemerintah Diminta Buka Kanal Aduan Bantuan Subsidi Upah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved