Dampak Covid-19, Indonesia International Motor Show Ditunda

Selasa, 17 Maret 2020 - 18:00 WIB
Dampak Covid-19, Indonesia...
Dampak Covid-19, Indonesia International Motor Show Ditunda
A A A
JAKARTA - Mencermati penyebaran Covid-19 yang ditetapkan WHO sebagai pandemik yang makin meluas dan mengkhawatirkan masyarakat Indonesia, Dyandra Promosindo akhirnya memutuskan untuk menunda pelaksanaan Indonesia International Motor Show (IIMS) yang semula dijadwalkan pada 9-19 April 2020 di JIExpo Kemayoran, hingga situasi dianggap kondusif.

Pidato Presiden RI Joko Widodo, Minggu (15/3/2020) yang mengimbau masyarakat agar bekerja dari rumah, belajar dari rumah dan beribadah dari rumah, mempertegas arah kebijakan pemerintah untuk menghambat laju pandemik Covid-19.

Tindak lanjut atas perkembangan terbaru ini, Dyandra Promosindo telah dan terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) dan pemegang otoritas dalam penyelenggaraan kegiatan pameran di tengah ancaman pandemik Covid-19 yang semakin memburuk di Indonesia dan global saat ini. Dyandra Promosindo juga menerima saran dari partner, sponsor dan calon peserta IIMS 2020.

Semua pihak memiliki kepedulian yang sama, yaitu faktor kesehatan dan keselamatan peserta pameran, pengunjung, teman-teman media, stakeholders lain dan masyarakat luas yang akan berkegiatan selama pameran IIMS yang jumlahnya ratusan ribu orang adalah faktor yang tidak bisa ditawar-tawar. Kepentingan kemanusiaan jauh lebih besar, dan IIMS berkeinginan kuat ikut berperan dan bekerja sama sebagai bangsa, demi pencegahan semakin meluasnya penyebaran pandemik Covid-19 bagi kesehatan dan keselamatan warga bangsa di masa kini dan akan datang.

Bersamaan dengan itu, rangkaian IIMS regional di kota Makassar yang dijadwalkan pada 15-19 April 2020 di Celebes Convention Center (CCC) juga ditunda penyelenggaraannya dengan pertimbangan serupa.

"Semula kami optimis bahwa dampak pandemik Covid-19 akan berlahan-lahan menyurut. Bangsa kita perlu aktivitas bisnis, produk otomotif butuh berjualan, artisan dan komunitas otomotif perlu wadah berkumpul dan unjuk talenta. Namun perkembangan hari demi hari justru ke arah sebaliknya. Pasien terjangkit pandemik Covid-19 semakin bertambah, sekolah kini diliburkan, sejumlah tempat umum dan hiburan ditutup sementara, karyawan juga sudah banyak yang bekerja secara remote. Sehingga, bersama dengan pemerintah dan stakeholders lainnya, kami yakin penundaan adalah langkah terbaik dan bijak di saat sulit ini," ujar Hendra Noor Saleh, Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo.

Semua pihak, termasuk Dyandra Promosindo berharap agar situasi bisa berangsur-angsur pulih dan kegiatan bisnis dan pameran bisa segera normal kembali. "Mari kita terus berusaha, menyebarkan optimisme dan terus berdoa agar dampak pandemik Covid-19 kepada industri otomotif tidak semakin buruk. Jutaan orang bergantung nasibnya dari industri otomotif, dan segala industri dan bisnis turunannya. Kita harus bangkit," cetus Ko Hen, panggilan akrab Hendra Noor Saleh.
(akn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Buka IIMS 2026, Menperin...
Buka IIMS 2026, Menperin Pamer Kinerja Sektor Manufaktur Nasional
Pengunjung IIMS Hybrid...
Pengunjung IIMS Hybrid 2022 Naik 260%, Transaksi Tembus Rp2,1 Triliun
Oktober 2020, Kompetisi...
Oktober 2020, Kompetisi Motor Listrik Bakal Bertarung di Jakarta
Digelar Hybrid, Begini...
Digelar Hybrid, Begini Komentar Pengunjung IIMS 2021
Masih Dikepung Pandemi,...
Masih Dikepung Pandemi, Jokowi Resmi Buka IIMS Hybrid 2021 Lewat Virtual
Gandeng 10 Komunitas...
Gandeng 10 Komunitas Motor, Ngabuburide Digelar
Berita Terkini
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
7 menit yang lalu
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
28 menit yang lalu
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
2 jam yang lalu
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
2 jam yang lalu
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved