IHSG Dibuka Meroket ke 4.143 Saat Bursa Jepang Berbalik Anjlok 4%

Kamis, 26 Maret 2020 - 09:45 WIB
IHSG Dibuka Meroket...
IHSG Dibuka Meroket ke 4.143 Saat Bursa Jepang Berbalik Anjlok 4%
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Kamis (26/3/2020) dibuka meroket untuk menjadi sinyal positif menjelang akhir pekan. Pada sesi pagi hari ini, IHSG perkasa ke level 4.143,91 dengan tambahan 206,27 poin atau 5,24%.

Sebelumnya bursa saham Tanah Air pada perdagangan, Selasa kemarin sebelum libur nyepi ditutup berbalik memerah setelah sempat membaik pada pembukaan. Hingga akhir sesi, IHSG ambruk ke 3.937,63 usai kehilangan -51,89 poin yang setara dengan -1,30%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia pagi tercatat sebesar Rp816 miliar dengan volume mencapai 413 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp62,51 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp485,53 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp548,05 miliar. Tercatat sebesar 160 saham menguat, 52 saham melemah dan 75 saham stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT. Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp2.375 menjadi Rp38.775, PT. Pollux Properti Indonesia Tbk. (POLL) bertambah Rp725 ke posisi Rp9.500 dan PT. Astra International Tbk (ASII) meningkat Rp100 menjadi Rp3.380.

Selanjutnya saham-saham dengan pelemahan yakni PT Arkha Jayanti Persada Tbk (ARKA) turun Rp90 menjadi Rp1.510, PT Citra Putra Realty Tbk. (CLAY) menyusut Rp90 ke posisi Rp2.420 serta PT PT Grand Kartech Tbk. (KRAH) berkurang Rp50 menjadi Rp675.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, bursa saham wilayah Asia menurun dalam perdagangan Kamis pagi saat investor menunggu rilis data pengangguran AS. Bursa Jepang memimpin kerugian dengan Indeks Nikkei jatuh 4,29% mengiringi indeks Topix yang juga merosot 2,71%.

Selanjutnya indeks Kospi, Korea Selatan juga tergelincir ke zona merah usai kehilangan 0,51% sementara indeks Hang Seng, Hong Kong jatuh 1,11%. Tekanan juga menimpa bursa daratan China pada sesi awal hari ini, dimana Komposit Shanghai turun 0,74% dan Komposit Shenzhen 0,665% lebih rendah.

Sementara itu S&P/ASX 200 di Australia naik sekitar 0,5%. Pada Asia Tenggara, Straits Times index di Singapura turun 2,27%. Hal ini setelah proyeksi ekonomi Singapura tahun ini diperkirakan akan menyusut antara 1,0% dan 4,0%.

Data awal resmi menunjukkan ekonomi Singapura tertular 2,2% pada kuartal pertama dari tahun lalu. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang diperdagangkan 0,62% lebih rendah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
Berita Terkini
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
33 menit yang lalu
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
2 jam yang lalu
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
10 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
10 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
11 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
11 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved