alexametrics

IBT-2 GI Kiliranjao Beroperasi, PLN Hemat Rp105 Miliar per Bulan

loading...
A+ A-
JAKARTA - PLN berhasil melakukan pemberian tegangan pertama (energize) trafo Interbus Transformer (IBT) unit 2 Gardu Induk (GI) Kiliranjao yang berlokasi di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat. Trafo IBT merupakan bagian dari gardu induk yang berfungsi untuk menyalurkan tenaga atau daya listrik dari tegangan tinggi ke tegangan rendah atau sebaliknya.

Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN Wiluyo Kusdwiharto mengatakan, berhasilnya proses energize IBT-2 pada GI Kiliranjao ini meningkatkan kapasitas penyaluran tenaga listrik sebesar 250 MVA (Mega Volt Ampere), sehingga saat ini GI Kiliranjao dapat menyalurkan listrik hingga 500 MVA.

"Beroperasinya IBT-2 ini membuat pasokan listrik di Sumatera, khususnya wilayah Sumatera Bagian Selatan, Tengah dan Utara semakin kuat dan andal dengan adanya tambahan daya yang dapat disalurkan sebesar 250 MVA," ungkap Wiluyo di Jakarta, Senin (30/2/2020).



Wiluyo menuturkan jika digunakan untuk mengalirkan listrik bagi rumah tangga, maka trafo sebesar 250 MVA dapat menyalakan lebih dari 192.000 pelanggan rumah tangga berdaya 1.300 VA.

Beroperasinya IBT-2 GI Kiliranjao juga membuat PLN memiliki potensi penghematan mencapai Rp105 miliar per bulan. Penghematan itu dihasilkan karena pasokan daya dari pembangkit yang kurang efisien dapat digantikan dengan pasokan daya pembangkit yang lebih efisien dari sistem 275 KV.

Dengan semakin andalnya kelistrikan di Sumatera, Wiluyo mengajak para investor untuk membangun bisnisnya di Sumatera. "Dengan modal ini, PLN siap mendorong pertumbuhan investasi di Sumatera Utara. Para investor tak perlu bingung, urus saja bisnisnya, biar PLN yang urus listriknya," tutup Wiluyo.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top