Matikan Selat Hormuz! AS dan Irak Deal Bangun Jalur Pipa Minyak Senilai Rp1.074 triliun

Senin, 20 Juli 2026 - 11:03 WIB
loading...
Matikan Selat Hormuz!...
Raksasa energi asal Negeri Paman Sam teken kesepakatan raksasa senilai USD60 miliar bersama Pemerintah Irak untuk membangun jalur distribusi minyak alternatif yang siap mematikan peran strategis Selat Hormuz. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Amerika Serikat (AS) dan Irak mengambil langkah manuver di tengah kecamuk perang. Raksasa energi asal Negeri Paman Sam -julukan AS- secara mengejutkan menandatangani kesepakatan raksasa senilai USD60 miliar (sekitar Rp1.074 triliun dengan kurs Rp17,912 per USD) bersama Pemerintah Irak untuk membangun jalur distribusi minyak alternatif yang siap 'mematikan' peran strategis Selat Hormuz .

Langkah nekat ini diambil guna menyelamatkan rantai pasok energi dunia yang terus dilanda ketidakpastian. Sejak perang bersenjata AS-Iran pecah pada 28 Februari lalu, Iran berulang kali berupaya menutup Selat Hormuz-jalur laut vital yang melayani seperlima konsumsi minyak bumi.

Akibat ketegangan tersebut, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) melonjak tajam hampir 5% ke level USD88 per barel. Angka tersebut naik drastis dari posisi USD67 sebelum perang pecah, bahkan sempat menembus rekor USD110 per barel saat kondisi Timur Tengah makin memanas.

Proyek Pipa Raksasa: Menghubungkan Irak, Suriah, hingga Turki

Ambisi besar AS dan Irak ini diresmikan di Gedung Kamar Dagang AS (U.S. Chamber of Commerce). Salah satu pemain utama dalam megaproyek ini adalah raksasa minyak Chevron yang menyepakati tiga perjanjian penting dengan Perdana Menteri Irak, Ali Falah al-Zaidi.

Baca Juga: Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global

Dua kesepakatan berfokus pada peningkatatan produksi minyak mentah, sedangkan kesepakatan ketiga menitikberatkan pada pembangunan jaringan pipa darat raksasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Lebih Ngeri dari Blokade...
Lebih Ngeri dari Blokade Selat Hormuz, Penutupan Laut Merah Ancam Energi Global
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Saling Gempur, Iran...
Saling Gempur, Iran Serang Target AS di Suriah, Yordania, dan Kuwait
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
Rekomendasi
Rahasia 2 Ayat Terakhir...
Rahasia 2 Ayat Terakhir Surat Al Baqarah: Dibaca Malam Hari, Pahalanya Luar Biasa
Menteri PU Dody Hanggodo...
Menteri PU Dody Hanggodo Respons Isu Kena Reshuffle: Ampun Bos Ampun
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Berita Terkini
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Cara PAMA Ikut Meningkatkan...
Cara PAMA Ikut Meningkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Prabowo: 66,4 Juta Warga...
Prabowo: 66,4 Juta Warga RI Dapat LPG Subsidi, Lebih Banyak dari Penduduk Singapura
Menanti Peran Besar...
Menanti Peran Besar Pertamina dalam Proyek LNG Kelas Dunia Blok Masela
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Soal Investor PFII Bebas...
Soal Investor PFII Bebas Pajak hingga 50 Tahun, Purbaya: Masih Belum Tentu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved