Sri Mulyani: Perppu Lebih Efektif Dibandingkan Lockdown

Rabu, 01 April 2020 - 14:10 WIB
Sri Mulyani: Perppu...
Sri Mulyani: Perppu Lebih Efektif Dibandingkan Lockdown
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan sangat penting untuk meyelamatkan ekonomi negara dari dampak virus corona.

Dengan Perrpu ini, kata Sri Mulyani, pemerintah bisa bebas bergerak untuk mengatasi virus corona karena ada tambahan belanja dan pembiayaan dari APBN 2020.

Bahkan perempuan kelahiran Bandar Lampung ini mengatakan Perppu tersebut jauh lebih efektif dibandingkan dengan harus mengkunci negara (lockdown). Sebab, jika pemerintah memutuskan lockdown tanpa adanya persiapan, justru akan menimbulkan permasalahan baru seperti di India.

"Di India melakukan lockdown tanpa persiapan, justru terjadi chaos dan berbagai persoalan yang complicated," ujarnya dalam teleconfrence, Rabu (1/4/2020).

Oleh karena itu, pemerintah memutuskan mengeluarkan Perppu dengan penambahan anggaran untuk penanganan virus corona. Dengan adanya tambahan anggaran ini, pemerintah bisa melakukan upaya penyelamatan dari sisi kesehatan dan ekonomi secara bersamaan.

"Pemerintah melihat semua aspek dan kemudian muncul dalam bentuk Perppu. Ini langkah landasan hukum awal yang kita pakai. Bapak Presiden menginstruksikan langkah extraordinary supaya kita tetap melakukan langkah penyelamatan ekonomi," ucapnya.

Lanjut Sri Mulyani, akibat virus corona ini aktivitas ekonomi mulai terganggu. Mengingat mobilitas dan kegiatan masyarakat dibatasi agar penularan virus corona tidak menyebar luas.

"Kita marathon seminggu ini melakukan formulasi untuk melihat situasi ekonomi Indonesia dan proyeksi ke depan dan forward look exercise, bagaimana perkembangan ini memukul dan mempengaruhi sektor masyarakat, terutama kecil menengah," ucapnya.

Sambil memperbaiki sektor ekonomi, pemerintah juga bisa fokus dalam pencegahan dengan memberikan bantuan sosial kepada masyarakat. Dengan adanya bantuan sosial ini bisa membantu masyrakat untuk mengikuti protokol kesehatan agar bekerja dengan menjaga jarak.

"Pemerintah melakukan proteksi terhadap mereka supaya langkah di bidang kesehatan bisa dijalankan. Kalau self distancing, work from home, isolasi terbatas, itu semua enggak akan jalan kalau masyarakat tidak diberikan jaminan sosial," tandasnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemenkum Segera Selesaikan...
Kemenkum Segera Selesaikan 8 RUU dan 3 RPP
Sah! DPR Setuju Perppu...
Sah! DPR Setuju Perppu 1 Tahun 2020 Jadi Undang-Undang
Ketentuan Pansel DK...
Ketentuan Pansel DK LPS Dinilai Tak Selaras dengan UU 24 Tahun 2004
Rapat Paripurna, DPR...
Rapat Paripurna, DPR Sepakat P2 APBN 2022 Lolos Jadi Undang-Undang
PDIP Dapat Info Bakal...
PDIP Dapat Info Bakal Terbit Perppu MD3, Pimpinan DPR Belum Dengar
Perppu Pemilu Disahkan...
Perppu Pemilu Disahkan DPR Jadi Undang-Undang
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
4 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
4 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
4 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
6 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
6 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
6 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Kekuatan...
Perbandingan Kekuatan Militer Iran vs Israel, Siapa Lebih Unggul?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved