Pariwisata Terpukul, Kemenparekraf Aktifkan Pusat Krisis Terintegrasi

Kamis, 02 April 2020 - 12:12 WIB
Pariwisata Terpukul,...
Pariwisata Terpukul, Kemenparekraf Aktifkan Pusat Krisis Terintegrasi
A A A
JAKARTA - Melihat kondisi pariwisata yang anjlok karena pandemi corona (Covid-19), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengaktifkan Pusat Krisis Terintegrasi. Tujuannya, sebagai jalur komunikasi dan edukasi bagi masyarakat untuk menekan dampak Covid-19 bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kemenparekraf, Ari Juliano Gema, mengatakan komunikasi krisis yang terintegrasi sangat diperlukan dalam manajemen krisis kepariwisataan sebagai upaya meminimalisasi dampak wabah pandemi Covid-19.

“Kami telah mengaktifkan komunikasi krisis parekraf sejak 17 Maret 2020, mengikuti SOP (Standard Operating Procedure) manajemen krisis kepariwisataan yang dihasilkan atas masukan bersama praktisi penanganan krisis dan ahli komunikasi sepanjang 2018-2019,” kata Ari dikutip dari keterangan resminya, Rabu (1/4/2020).

Kemenparekraf juga membuka berbagai kanal komunikasi publik sebagai bentuk tanggap Covid-19 diantaranya melalui website dan sosial media resmi.

“Terkait Parekraf tanggap Covid-19 ada kanal komunikasi publik yang bisa dimanfaatkan di IG @kemen.parekraf, IG @indtravel, dan www.kemenparekraf.go.id,” katanya.

Bahkan website tersebut mencantumkan yang microsite khusus Covid-19 yakni https://pedulicovid19.kemenparekraf.go.id/. Semua landing page tersebut terintegrasi langsung terhubung ke contact center 08118956767 yang berbasis aplikasi whatsapp dan akan dijawab petugas pusat informasi pada jam kerja dan chatbot di luar jam kerja.

Ari menambahkan, seiring dengan itu pihaknya terus melakukan pendataan informasi industri pariwisata dan ekonomi kreatif yang terdampak Covid-19 di seluruh daerah. “Kami sedang dalam proses pendataan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak COVID-19 di semua daerah,” katanya.

Setelah terdata kemudian Kemenparekraf bersama pemerintah daerah akan menerapkan rencana mitigasi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dalam menghadapi pandemi Covid-19. “Kami juga sudah mengkomunikasikan rencana mitigasi sektor Parekraf kepada seluruh pemda pada pekan lalu,” katanya.

Lebih lanjut, pihaknya segera membuka forum daring untuk menjaring masukan dari para pelaku dan stakeholder di bidang pariwisata sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan dan langkah lanjutan.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bantah Anggaran Influencer,...
Bantah Anggaran Influencer, Pengamat Pariwisata: Kemenparekraf Fokus Manajemen Krisis Covid-19
Warga Mulai Berani Keluar...
Warga Mulai Berani Keluar Rumah, Pariwisata China Menggeliat
Dampak Wabah Covid-19,...
Dampak Wabah Covid-19, Solusi Global Diperlukan Atasi Krisis 2020
Dampak Krisis Corona,...
Dampak Krisis Corona, Dunia Terancam Kelaparan
Pandemi Covid-19 Hadirkan...
Pandemi Covid-19 Hadirkan Ancaman Krisis Pangan di Lebanon
Krisis Makam Bikin Muslim...
Krisis Makam Bikin Muslim Prancis Frustrasi di Tengah Pandemi COVID-19
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
4 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
5 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
5 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
5 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
5 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
5 jam yang lalu
Infografis
Korea Selatan Krisis...
Korea Selatan Krisis Politik, Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved