BI Upayakan Pertumbuhan Ekonomi Minimal 2,3% di 2020

Kamis, 02 April 2020 - 12:59 WIB
BI Upayakan Pertumbuhan...
BI Upayakan Pertumbuhan Ekonomi Minimal 2,3% di 2020
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) memastikan ekonomi Indonesia masih akan terjaga dan tidak terpuruk hingga minus 0,4%. Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, di tengah pandemi corona (Covid-19) ini ekonomi Indonesia 2020 bisa tumbuh minimal 2,3%.

"Bank sentral berupaya agar pertumbuhan ekonomi tidak berada di bawah 2,3%. Hal ini dengan cara stimulus fiskal yang telah diberikan pemerintah dan berkaitan dengan fungsi bank sentral, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)," ujar Perry di Jakarta, Kamis (2/4/2020).

Dia menegaskan pernyataan komite stabilitas sistem keuangan (KSSK) menyebut dalam kondisi berat perekonomian bisa mencapai titik minus. Namun, Perry menggarisbawahi hal tersebut adalah skenario "what if", bukan proyeksi.

"Terkait angka makro ekonomi yang disampaikan, kami perlu tekankan angka makro itu adalah 'what if' skenario, bukan proyeksi. Dan kita dengan berbagai kebijakan yang dilakukan baik, pertumbuhan kita diupayakan akan tidak lebih rendah dari 2,3% PDB (Produk Domestik Bruto) dengan langkah stimulus fiskal," jelasnya.

Sebelumnya, Penyebaran virus corona membuat ekonomi Indonesia tertekan. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini bakal terkoreksi ke level 2,3%. Bahkan, skenario terburuknya bisa mencapai minus 0,4%. Padahal, pada RUU APBN 2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia dipatok di kisaran 5,3%.

"Komite Stabilitas Sektor Keuangan (KSSK) memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini turun jadi 2,3% dan lebih buruk bisa negatif 0,4%. Sehingga kondisi ini menyebabkan penurunan kegiatan ekonomi dan berpotensi menekan lembaga keuangan karena kredit tidak bisa dibayarkan dan perusahaan alami kesulitan dari revenue," ujar Menkeu, Rabu (1/4/2020).
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dampak Covid, BI Prediksi...
Dampak Covid, BI Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Sumut Triwulan II Cuma 1,3 Persen
DPR Ingatkan Bank Jangan...
DPR Ingatkan Bank Jangan Hambat Pencairan Program Indonesia Pintar
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
BI Proyeksikan Ekonomi...
BI Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 4,7 Persen hingga 5,5 Persen di 2025
Gubernur BI Beberkan...
Gubernur BI Beberkan Penyebab Anjloknya Pertumbuhan Ekonomi
BI Optimistis Ekonomi...
BI Optimistis Ekonomi Indonesia Capai 5,5% di 2024
Berita Terkini
Isu PHK Massal Karyawan...
Isu PHK Massal Karyawan Bikin Heboh! Dasco Panggil Menaker, TikTok dan Tokopedia
15 menit yang lalu
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
1 jam yang lalu
IHSG Sesi I Tergelincir...
IHSG Sesi I Tergelincir ke 5.864, Nilai Transaksi Cetak Rp4,7 Triliun
2 jam yang lalu
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
4 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Streamlining BUMN Transparan, Libatkan Kejaksaan Agung hingga BPK
5 jam yang lalu
IHSG Masih Berlari di...
IHSG Masih Berlari di Zona Hijau, Pagi Ini Bertengger pada Level 5.893
6 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved