IHSG Diprediksi Menguat, Simak 6 Saham Ini

Jum'at, 03 April 2020 - 08:48 WIB
IHSG Diprediksi Menguat,...
IHSG Diprediksi Menguat, Simak 6 Saham Ini
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir pekan ini diprediksi melanjutkan penguatan. Kamis (2/4) kemarin, IHSG menguat 65,64 poin atau 1,47% ke posisi 4.531,68

Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD telah membentuk pola golden cross di area negatif. Sementara itu, Stochastic dan RSI bergerak ke atas di area netral.

"Di sisi lain, terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke resistance terdekat," ujar Nafan Aji di Jakarta, Jumat (3/4/2020). Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. BBRI

Terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. “Akumulasi Beli” pada area level 2800 - 2870, dengan target harga secara bertahap di level 3060, 3220, 3330 dan 3810. Support: 2640.

2. BEEF

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area 200 – 220, dengan target harga secara bertahap di level 232, 252, 266 dan 326. Support: 178 dan 158.

3. BMRI

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 4360 – 4750, dengan target harga secara bertahap di level 4880, 5175, 5375, and 6275. Support: 4080 dan 3820.

4. BSDE

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 630 – 650, dengan target harga secara bertahap di level 760, 835, 890 dan 1120. Support: 550 dan 484.

5. CTRA

Adapun indikator RSI mulai menunjukkan jenuh jual atau oversold sehingga peluang pembentukkan fase akumulasi dalam rangka membentuk pola uptrend pada pergerakan harga saham akan terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 394 – 414, dengan target harga secara bertahap di level 505, 585, 640 dan 870. Support: 294.

6. MYORA

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 1710 – 1810, dengan target harga secara bertahap di level 1895, 1975, 2030 dan 2270. Support: 1675 dan 1605.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
225 Saham Menguat, IHSG...
225 Saham Menguat, IHSG Rebound ke Level 6.000
190 Saham Melemah, IHSG...
190 Saham Melemah, IHSG Dibuka Turun ke Level 6.001
301 Saham Menguat, IHSG...
301 Saham Menguat, IHSG Ditutup Naik 32 poin ke Level 6.002
Jumat Berkah, IHSG Dibuka...
Jumat Berkah, IHSG Dibuka Merekah ke Level 6.002
Seharian di Zona Hijau,...
Seharian di Zona Hijau, IHSG Ditutup Naik 33 Poin ke Level 6.036
IHSG Lesu Darah, Indeks...
IHSG Lesu Darah, Indeks Dibuka Menurun ke Level 6.084
Berita Terkini
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
20 menit yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
51 menit yang lalu
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
1 jam yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
1 jam yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
2 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Gencar Bersih-bersih...
Jakarta Gencar Bersih-bersih Ikan Sapu-sapu, Ini Alasannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved