Ongkir Gratis, Kementan Gandeng Gojek Distribusikan Sembako ke Warga

Sabtu, 04 April 2020 - 07:45 WIB
Ongkir Gratis, Kementan...
Ongkir Gratis, Kementan Gandeng Gojek Distribusikan Sembako ke Warga
A A A
JAKARTA - Sektor pertanian menjadi kebutuhan prioritas dalam menghadapi pandemi Covid-19 . Apalagi, bulan ini masyarakat muslim di Indonesia akan memasuki Ramadan dan Idul Fitri. Presiden Jokowi di setiap arahannya mengatakan agar semua menteri termasuk pemerintah pusat dan daerah, fokus menjamin dan mempersiapkan stok pangan termasuk urusan pendistribusiannya.

Untuk memastikan akses pangan yang aman dan nyaman bagi masyarakat selama Ramadan dan Idul Fitri tahun ini, Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng Gojek untuk menyediakan jasa belanja pangan bagi masyarakat tanpa harus keluar rumah.

“Ini sesuai arahan Presiden, kami diminta untuk memastikan ketersediaan 11 bahan pangan di tengah pandemi ini hingga Idul Fitri, dan saya mengapresiasi kerja sama dengan Gojek ini, karena untuk menyikapi tantangan saat ini kita tidak bisa menggunakan cara-cara yang lama, kita harus tangani dengan cara-cara sekarang,” ungkap Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo seusai menyaksikan penandatanganan kerja sama Kementan dengan PT Aplikasi Karya Anak Bangsa yang menaungi Gojek di Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut Syahrul mengatakan, dua hal penting dalam ketersediaan pangan adalah supply dan demand. Dia meminta semua yang terlibat dalam pertanian ikut berperan dalam hal ketersediaan pangan dan stabilisasi harga.

Sebagai informasi, 11 komoditas pangan yang dimaksud adalah beras, daging ayam, daging sapi, telur, minyak goreng, gula pasir, cabai merah keriting, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih. (Baca: Dukung Masyarakat tetap di Rumah, Transmart Tawarkan Layanan Pesan Antar THD)

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi mengatakan, selain untuk mengantisipasi distribusi pangan dan mendukung kebijakan pemerintah terkait physical distancing, kerja sama ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan penghasilan tambahan bagi para ojek online. Dia mengaku masyarakat yang membeli pangan di Toko Mitra Tani milik Kementan via Gojek tidak perlu membayar biaya antar, dalam artian ongkos kirim Gojek diberikan secara gratis.

“Maksudnya di sini biaya Gojek tersebut dibebankan ke Kementan. Kami yang akan membayar, sistemnya tentu pihak Gojek sudah ada, dan ini tidak memengaruhi harga pangan yang dibeli. Jadi tentu driver gojeknya juga mendapat bayaran, dan masyarakat diringankan dengan tidak dibebankan biaya antar,” jelas Agung.

Lebih lanjut dia mengatakan, kerja sama ini nantinya akan diberlakukan di Toko Mitra Tani yang ada di seluruh Indonesia dengan jumlah mencapai 3.500 unit. “Jadi, kami harap masyarakat bisa memanfaatkan kerja sama ini. Konsep kami memang melayani kebutuhan pangan masyarakat harian dengan jumlah yang tidak besar, paling tidak untuk kebutuhan tiga hari ke depan. Ini menjadi bagian dari upaya kami juga dalam meminimalisasi rush buying,” papar Agung.

Direktur Hubungan Pemerintah dan Kebijakan Publik PT Aplikasi Karya Anak Bangsa Dyan Shinto Ekopuri mengaku senang atas kesempatan yang diberikan Kementan untuk ikut berperan mendukung ketahanan pangan Indonesia. Dia mengaku siap mendukung upaya pemerintah dalam memastikan pendistribusian pangan di masyarakat tidak hanya di Jabodetabek, tapi di seluruh Indonesia. (Sudarsono)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Kemenkes Umumkan Covid-19...
Kemenkes Umumkan Covid-19 Varian Baru Masuk Indonesia
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Covid-19 di DKI Jakarta...
Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat, Iklim Pancaroba jadi Salah Satu Penyebabnya
Perangi Covid-19, Pemkot...
Perangi Covid-19, Pemkot Bogor Gandeng Kementan Uji Spesimen
Berita Terkini
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
8 menit yang lalu
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
12 menit yang lalu
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
38 menit yang lalu
Transisi Energi Bersih...
Transisi Energi Bersih Didoorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
48 menit yang lalu
Kerugian Akibat Kejahatan...
Kerugian Akibat Kejahatan Siber Capai Rp9,1 Triliun, Indodax Ajak Verifikasi Kontak Resmi
1 jam yang lalu
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
1 jam yang lalu
Infografis
Daftar 103 Sekolah Swasta...
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved