alexametrics

Fasilitas Gas Pertamina Blok Cepu Terbakar, Pasokan Jargas Semarang Terganggu?

loading...
A+ A-
JAKARTA - Fasilitas produksi gas Central Processing Plant (CPP) Gundih yang berada di Kabupaten Blora, Provinsi Jawa Tengah terbakar. Fasilitas tersebut merupakan bagian dari aset yang dimiliki oleh anak usaha PT Pertamina (Persero) yakni PT Pertamina EP di area Blok Cepu.

"Sekira pukul 09.40 WIB kami mendapatkan informasi adanya gangguan di area Thermal Oxidizer (TOX) di CPP Gundih. Dari kejadian tersebut mengakibatkan adanya api yang muncul di fasilitas tersebut," ujar General Manager Pertamina EP Asset 4 Agus Amperianto melalui keterangan resminya, Kamis (8/4/2020).

Menurut dia fasilitas CPP Gas Gundih saat ini sedang dilakukan stabilisasi pasca terjadinya gangguan di area Thermal Oxidizer (TOX) yang mengakibatkan keluarnya percikan api di fasilitas tersebut. Adapun tim Penanganan Keadaan Darurat Pertamina EP Cepu Field langsung melakukan upaya stabilisasi seluruh fasilitas di CPP Gundih. Saat ini, kobaran api di Fasilitas TOX sudah berhasil dikendalikan dan tidak ada korban jiwa atas kejadian ini.



"Saat ini operasi di CPP Gundih dan sumur gas sudah dilakukan shutdown untuk proses stabilisasi. Seluruh pekerja didalam area CPP Gundih sudah dievakuasi, Fire Truck 2 unit serta ambulance dan paramedic kami standby di lokasi," jelas Agus.

Agus memastikan bahwa saat ini tim PKD masih terus menjaga fasilitas CPP Gundih untuk mengamankan hingga kondisi stabil. Pihaknya meminta masyarakat di sekitar lokasi untuk tidak panik katena tim masih terus menangani kondisi tersebut sampai tuntas.

"Mohon doanya agar fasilitas CPP Gundih bisa segera beroperasi normal dan produksi gas sebesar 50 MMSCFD bisa kembali kita salurkan ke konsumen antara lain PT SPP, PLTGU Tambak Lorok Semarang dan PGN Jargas Blora dan jargas Semarang," pungkas Agus.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top