Bibit wajibkan Pemda miliki desa wisata
Minggu, 25 Desember 2011 - 13:55 WIB
Bibit wajibkan Pemda miliki desa wisata
A
A
A
Sindonews.com - Gubernur Jateng Bibit Waluyo berharap seluruh bupati/wali kota tetap berkomitmen mendukung Visit Jateng 2013. Destinasi yang menjadi andalan daerah masing-masing harus dioptimalkan, baik itu wisata budaya, religi, sampai wisata kuliner.
“Seperti Museum Kartini, Museum Ronggowarsito, Bukit Cinta, dan Palagan Ambarawa harus dimaksimalkan,” katanya kemarin.
Bibit mengutarakan, Museum Kartini di Jepara telah mendapatkan alokasi anggaran dari Pemprov Jateng. Selain itu, Bukit Cinta di Banyubiru, Kabupaten Semarang, juga sudah mulai direnovasi menggunakan anggaran dari APBN. Setiap kabupaten/kota diharapkan minimal memiliki satu desa wisata.
Untuk pengembangannya tidak perlu merombak desa, tetap pada kehidupan masyarakat sehari-hari. “Ora usah diowahi,” pintanya.
Kendati demikian, mantan Pangkostrad ini mewanti-wanti desa wisata harus tetap mengedepankan kebersihan, kerapian, dan ketertiban. Misalnya, kandang ternak harus dijauhkan dari rumah yang akan dijadikan home stay.
“Masyarakatnya harus santun dan ramah,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda Olahraga,Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Semarang Agus Purwoko Djati menambahkan, Kabupaten Semarang memiliki beberapa desa wisata. Selain di kawasan Bandungan, banyak pula di kecamatan lain.
“Desa Keji juga diproyeksikan menjadi alternatif wisata pedesaan yang menarik. Sebab, juga disediakan sejumlah home stay,” tambah Agus.
“Seperti Museum Kartini, Museum Ronggowarsito, Bukit Cinta, dan Palagan Ambarawa harus dimaksimalkan,” katanya kemarin.
Bibit mengutarakan, Museum Kartini di Jepara telah mendapatkan alokasi anggaran dari Pemprov Jateng. Selain itu, Bukit Cinta di Banyubiru, Kabupaten Semarang, juga sudah mulai direnovasi menggunakan anggaran dari APBN. Setiap kabupaten/kota diharapkan minimal memiliki satu desa wisata.
Untuk pengembangannya tidak perlu merombak desa, tetap pada kehidupan masyarakat sehari-hari. “Ora usah diowahi,” pintanya.
Kendati demikian, mantan Pangkostrad ini mewanti-wanti desa wisata harus tetap mengedepankan kebersihan, kerapian, dan ketertiban. Misalnya, kandang ternak harus dijauhkan dari rumah yang akan dijadikan home stay.
“Masyarakatnya harus santun dan ramah,” ungkapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Pemuda Olahraga,Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Semarang Agus Purwoko Djati menambahkan, Kabupaten Semarang memiliki beberapa desa wisata. Selain di kawasan Bandungan, banyak pula di kecamatan lain.
“Desa Keji juga diproyeksikan menjadi alternatif wisata pedesaan yang menarik. Sebab, juga disediakan sejumlah home stay,” tambah Agus.
()