Konsumsi BBM diprediksi overload akibat motor

Minggu, 01 Januari 2012 - 16:05 WIB
Konsumsi BBM diprediksi...
Konsumsi BBM diprediksi overload akibat motor
A A A
Sindonews.com - Pertumbuhan sepeda motor yang semakin melaju kencang, dapat menyebabkan penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi di 2012 melambung tinggi.

Untuk itu, dibutuhkan kebijakan yang tepat guna mengantisipasi hal tersebut. Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Eri Purnomohadi mengungkapkan, pemerintah harus bertindak cepat guna menekan pertumbuhan konsumsi BBM subsidi di 2012.

"Jika tidak ada pengendalian, maka konsumsi BBM akan melebihi dari konsumsi di 2011 yang telah melebihi kuota 40,49 juta kiloliter (KL). Padahal, Pemerintah dan DPR telah menetapkan kuota BBM subsidi sebesar 37,5 juta KL di 2012," ujar Eri di Jakarta, Minggu (1/1/2012).

Tingginya konsumsi BBM bersubsidi, akan dipicu oleh tingginya produksi kendaraan bermotor yang semakin meningkat. "Lihat saja pertumbuhan motor pasti gila-gilaan, naikin target penjualan atau tidak. Kalau mereka naikin pasti konsumsi tahun depan bakal besar," ungkap Eri.

Hal senada juga telah diungkapkan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik. Jero mengungkapkan, telah terjadi penambahan jumlah sepeda motor mencapai tujuh juta unit sepanjang 2011 ini. "Pertumbuhan ekonomi kita bagus, karena bagus tidak begitu kuat antisipasi perencanaan 2010. Sehingga, motor saja bertambah tujuh juta dalam satu tahun," ungkap Jero beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, dia memprediksi pada 2012 kuota BBM subsidi masih akan jebol jika tidak siap diantisipasi dari sekarang. "Untuk 2012 belum keluar angka motor keluarnya berapa. Industri motor tidak mau ngasih datanya. Selain motor mobil juga naik," jelasnya.

Sekadar informasi, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis pertumbuhan kendaraan roda empat selama 2011 sebesar 19 persen, sementara sepeda motor 10 persen. Namun, 2012 target pertumbuhan kendaraan roda empat diturunkan menjadi 10 persen mengingat kemungkinan getaran krisis global mulai merambat ke Asia.

Jika target Gaikindo terealisasi, pada akhir 2011 diperkirakan terjual 850 ribu unit kendaraan roda empat dan 8,5 juta sepeda motor, dengan nilai penjualan diprediksi mencapai Rp286 triliun.

Target Gaikindo sangat mungkin tercapai di akhir 2011. Faktanya, sepanjang Januari-September 2011, pasokan unit kendaraan roda empat dari agen pemegang merek atau APM ke dealer (wholesales) sudah mencapai 659.690 unit. Adapun penjualan ritel sudah mencapai 657.866 unit. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
2 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
3 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
3 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
5 jam yang lalu
Infografis
125 Juta Orang Dapat...
125 Juta Orang Dapat Binasa Akibat Perang Nuklir India-Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved