MNC securities luncurkan online trading syariah

Kamis, 05 Januari 2012 - 10:28 WIB
MNC securities luncurkan...
MNC securities luncurkan online trading syariah
A A A
Sindonews.com - MNC securities mengembangkan lini bisnisnya guna meningkatkan jumlah investor perseroan dengan berencana meluncurkan online trading syariah tahun ini.

Direktur MNC Securities Susy Meilina mengungkapkan, pihaknya tengah mengajukan permohonan izin aplikasi online trading kepada Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia (MUI). Untuk merealisasikan itu, MNC Securities telah menjalin kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ekonomi Islam Tazkia, Bogor.

Diharapkan, pada akhir semester I/2012 MNC Securities sudah bisa meluncurkan layanan online trading syariah. Susy mengaku belum bisa menjelaskan nilai investasi pengembangan aplikasi online trading syariah. Dia hanya mengungkapkan, dananya tidak terlalu besar karena MNC Securities tinggal memodifikasi sistem online trading yang saat ini sudah mereka miliki.

”Sekarang ini kami masih mencari vendor, estimasi biayanya belum dapat,” ujarnya. Tahun ini, lanjut dia, perseroan juga akan meningkatkan jumlah investor yang berinvestasi melalui MNC Securities dengan membuka lima kantor cabang baru di sejumlah daerah seperti Lampung dan Jambi. MNC Securities telah memiliki 24 kantor cabang yang tersebar di sejumlah daerah di Indonesia.

Anggota Pokja Pasar Modal Syariah DSN-MUI Iggi Achsien mengatakan, sudah ada beberapa perusahaan sekuritas yang berkonsultasi dengan DSN-MUI untuk meluncurkan online trading syariah. Antara lain, e-trading Securities dan Panin Sekuritas. Sementara yang sudah mendapatkan sertifikat DSN-MUI baru layanan Indo Premier Online Technology Syariah (IPOT Syariah) milik PT Indo Premier Securities.

Iggi menyebutkan, untuk mendapatkan sertifikat DSN-MUI tidaklah sulit. Tinggal mengajukan proposalnya kemudian DSN-MUI akan menindaklanjuti dengan melakukan pengecekan. Misalkan, apakah sistem perdagangannya sudah syariah serta saham-saham yang diperdagangkan sudah masuk di Daftar Efek Syariah (DES).

Direktur Online Trading PT Mandiri Sekuritas Ridwan Pranata mengatakan, minimnya perusahaan sekuritas yang membuka layanan online trading syariah disebabkan oleh minimnya permintaan dari investor. ”Marketnya belum kelihatan. Jadi, perusahaan sekuritas masih wait and see untuk masuk,” kata dia.

Dia menjelaskan, penduduk Indonesia yang mayoritas muslim belum menjadi jaminan akan besarnya permintaan online trading syariah. Pasalnya, pola pikir bahwa investasi di pasar modal adalah judi masih belum banyak berubah. “Karena itu, otoritas pasar modal harus meningkatkan sosialisasi agar bisa mengubah pola pikir itu,” ungkapnya. (ank)
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
47 menit yang lalu
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
1 jam yang lalu
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
1 jam yang lalu
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
2 jam yang lalu
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
2 jam yang lalu
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
2 jam yang lalu
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved