Biro haji & umrah beralih dari Garuda ke Batavia Air

Jum'at, 06 Januari 2012 - 19:20 WIB
Biro haji & umrah beralih...
Biro haji & umrah beralih dari Garuda ke Batavia Air
A A A
Sindonews.com – Sebagian besar biro perjalanan haji dan umrah anggota Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (Himpuh) mengalihkan jamaah umrahnya dari maskapai penerbangan Garuda Indonesia ke Batavia Air.

Pengalihan ini dilakukan sebagai dampak boikot terhadap Garuda Indonesia yang menaikkan tarif penerbangan tahun ini kepada para jamaah umrah sebesar USD1.280 per orang. Padahal tahun lalu tarif penerbangan yang ditetapkan Garuda Indonesia dari Jakarta ke Jeddah sebesar USD1.000.

”Kami mengharapkan Garuda Indonesia memberikan respons resmi sebelum 8 Januari, dengan kembali menurunkan tarif menjadi USD1.130,” ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Himpuh Herman Barata seusai pembukaan The 3rd Umrah, Hajj & International Tourism Fair di Jakarta, Jumat (6/1/2011).

Dia menjelaskan tarif yang diberlakukan Garuda itu lebih mahal daripada maskapai lainnya, termasuk Singapore Airlines yang hanya USD1.000, ataupun tarif yang diberlakukan Garuda untuk tujuan Amsterdam sebesar USD900.

“Saat ini sebagian besar jamaah umrah yang ditangani biro perjalanan anggota Himpuh mengalihkan penerbangan ke Batavia Air, karena Batavia bisa dengan tarif minimal USD925,” ujarnya.

Bahkan, sambungnya, Batavia akan menambah frekuensi penerbangan menjadi 10 kali seminggu dari semula tujuh kali seminggu ke Mekkah guna mengakomodasi jamaah umrah Indonesia.

Sementara itu, Ketua Umum Himpuh Baluki Ahmad mengungkapkan pameran umrah dan haji kali ini diharapkan bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada calon umrah, sehingga mereka yang tahun ini tidak bisa berangkat haji terobati dengan umrah.

“Kami harapkan kendala pengurusan visa tidak lagi terjadi seperti halnya pada tahun lalu. Dengan demikian, pada minggu-minggu ini jamaah umrah sudah ada yang bisa berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya.

Di mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan biro perjalanan resmi agar mereka terjamin bisa berangkat. “Jamaah umrah yang tidak berangkat karena mereka menggunakan biro perjalanan yang tidak terdaftar secara resmi di pemerintah,” ujarnya.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
1 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
2 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
2 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
2 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
3 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved