Menunggu keseriusan pemerintah majukan mobnas

Senin, 09 Januari 2012 - 12:13 WIB
Menunggu keseriusan...
Menunggu keseriusan pemerintah majukan mobnas
A A A
Sindonews.com - Keseriusan pemerintah dalam proyek mobil nasional kembali dipertanyakan. Melihat, sejumlah proyek mobil dalam negeri yang pernah digarap mandek di tengah jalan. Bahkan, dibanding Malaysia, proyek mobil nasional di Indonesia jauh tertinggal. Pemerintah didorong untuk mendukung pertumbuhan mobil nasional.

Anggota DPR komisi VI, Sukur Nababan mengatakan apapun bentuknya baik itu rakitan atau pembuatan, persoalannya adalah bukan bisa atau tidak bisa anak bangsa membuat mobil nasional. "Anak-anak bangsa ini mampu membuat apapun itu, yang menjadi permasalahannya adalah apakah pemerintah memiliki kemauan untuk membuat mobil sendiri karya putera-puteri bangsa," ungkapnya di acara Sindo Hot Topic, Sindo Radio, Jakarta, Senin (9/1/2012).

Hal senada juga dikatakan pengamat industri automotif Suhari Sargo yang mengatakan, untuk memajukan Esemka menjadi mobil nasional perlu proses panjang dan investasi besar. Proyek itu juga butuh dukungan pemerintah

Dirinya menambahkan bahwa yang dibuat oleh siswa SMK yang sudah terjadi ini cuma perakitan dengan memakai beberapa komponen yang sudah ada kemudian dikumpul dan digabung. Serta dengan kreativitas hal tersebut berhasil menjadi mobil.
"Tapi jika yang dimaksud dengan membuat itulah adalah dimulai dari design, penelitian dan masih ada lagi proses lainnya. Yang harus kita persiapkan," ungkapnya.

Proyek mobil Esemka yang belakangan naik daun setelah Wali Kota Surakarta Joko Widodo menjadikannya sebagai kendaraan dinas. Dan kemudian diikuti sejumlah tokoh, meski masih menjadi kontroversi terkait dengan izin, jaminan keamanan, dan keselamatannya. Terkait sejumlah proyek mobil dalam negeri yang pernah digarap, Indonesia sebenarnya pernah membuat, semisal Arina, Timor, dan Bimantara. Tapi proyek itu tidak berjalan.

Indonesia memulai proyek mobil nasional sejak 1985, berselang dua tahun dari proyek serupa di Malaysia. Kala itu diluncurkan mobil Timor sebagai mobil nasional. Belakangan proyek mobil nasional itu mati karena berbagai sebab, mulai tak adanya dukungan dari pemerintah sampai pasar yang tak menyambut.

"Kita sebenarnya bisa berkaca dari kegagalan terdahulu dimana saat Timor muncul sebagai mobil nasional. Mobil timor yang mulai dibuat pada tahun 1980-an awal kelemahannya adalah waktu itu yang dituju itu adalah pangsa pengguna sedan. Padahal sedan sendiri di Indonesia itu pangsanya kecil," tambahnya.

Suhari juga mengatakan jika menginginkan mobil Asemka menjadi mobil nasional maka peneliti harus menjadi bagian. Lalu bisa dimulai dari proyek desain, produksi serta percobaan. Serta penguasaan teknologi yang lebih dalam dan dikung adanya infrastruktur dan menentukan segmen pasar.

Terkait pangsa pasar, hal serupa juga dikatakan sukur bahwa dengan jumlah 250 juta warga Indonesia ini menjadikan Indonesia punya market yang besar. "Yang ingin kita dorong adalah pemerintah harus membuat industi otomotif maupun hal yang lain lebih serius karena kita sudah mempunyai market. Kita bisa mewajibkan semua pegawai dipemerintah untuk memakai produk dalam negeri, namun yang menjadi pokok pentingnya adalah apakah Pemerintah mau atau tidak," tandasnya.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawadi menegaskan, untuk urusan mobil nasional, pemerintah akan mendukung. Buktinya, kata dia soal kebijakan sudah akan dibicarakan terkait bagaimana membuat harga yang lebih murah, lalu bea masuk dan pajak untuk kendaraan bermotor.
()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
8 jam yang lalu
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
10 jam yang lalu
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
11 jam yang lalu
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
13 jam yang lalu
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
13 jam yang lalu
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
14 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved