Antisipasi banjir, PLN amankan instalasi

Rabu, 11 Januari 2012 - 19:11 WIB
Antisipasi banjir, PLN...
Antisipasi banjir, PLN amankan instalasi
A A A
Sindonews.com - Guna mengamankan pasokan listrik kepada pelanggan, PT PLN (Persero) menyiapkan lima langkah antisipasi sebagai upaya mitigasi bencana banjir yang difokuskan pada pengamanan instalasi dan jaringan listrik yang berada di kawasan rawan banjir.

Hal ini dilakukan untuk menghadapi puncak musin hujan yang diprediksi akan terjadi sepanjang Januari-Februari tahun ini, dan diperkirakan berpotensi memicu terjadinya banjir secara meluas di wilayah Jakarta dan Tangerang.

"Tujuannya supaya pasokan listrik kepada pelanggan, mulai dari sisi pembangkitan, transmisi, dan distribusi tetap terjaga kesinambungannya, meskipun dalam situasi bencana banjir," kata Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto, dalam siaran persnya, Rabu (11/1/2012).

Kelima langkah tersebut, yakni pembuatan tanggul permanen jalan masuk di 13 gardu induk (GI) rawan banjir dan hardu distribusi, penambahan kolam penampungan banjir lengkap dengan pompa air, pengadaan pompa air portable submersible, perbaikan dan leveling saluran air dalam lingkungan GI dan gardu distribusi, serta pembentukan tim penanggulangan banjir di tiap-tiap GI dan kantor distribusi Jakarta-Tangerang.

"Dalam beberapa kejadian musibah banjir besar yang melanda Jakarta dan sekitarnya, terutama banjir besar 2002 dan 2007, terdapat beberapa instalasi listrik milik PLN berupa GI dan Gardu Distribusi (GD) yang sempat terendam air," jelasnya.

Mitigasi bencana tersebut diprioritaskan bagi GI yang berada di kawasan rawan banjir. PLN sudah memetakan 13 GI yang berada di daerah rawan banjir dan berpotensi tergenang air.

Dua GI berada di Jakarta Pusat, yakni GI Setiabudi dan GI Karet Lama, dua GI di Jakarta Timur yakni GI Penggilingan dan GITET Cawang. Tiga GI di Jakarta Barat yakni GI Muarak Karang Baru, GI Kembangan, dan GI Angke.

Kemudian terdapat enam GI di wilayah Jakarta Utara, yaitu GI Gambir Baru, GI Pulogadung, GI Priok, GI Pegangsaan, GI Wahana Garuda Sari, dan GI Tosan Prima. Sementara dari sisi pengamanan pasokan listrik, PLN sudah menyiapkan beberapa skenario manuver pasokan antar-GI yang terkoneksi dalam sistem kelistrikan Jakarta.

"Meski dalam dua bulan ke depan ini diperkirakan masih terjadi cuaca yang ekstrem dan curah hujan yang tinggi, namun diharapkan hal ini tidak sampai menimbulkan bencana banjir besar yang bisa merendam sebagian besar wilayah Jakarta," pungkasnya.

()
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
43 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
Wilayah Pesisir yang...
Wilayah Pesisir yang Berpotensi Dilanda Banjir Rob hingga 21 Juni
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved